Empat orang pelaku pembobolan server Indomaret ditangkap--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Empat orang pelaku pembobolan server Indomaret ditangkap--Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Polisi Imbau Masyarakat Berhati-hati dari Kejahatan Siber

Nasional kasus pembobolan dana kejahatan cyber
Candra Yuri Nuralam • 13 April 2019 02:28
Jakarta: Kepolisian menghimbau kepada seluruh masyakarakat khususnya para gamers dan pemilik perusahaaan untuk tidak mudah memberikan akun dan sandi kepada siapapun. Penyalahgunaan akun bisa dilakukan siapa saja.
 
"Masyarakat atau pun para gamers yang pertama untuk tentunya harus lebih hati-hati kalau ada server," kata Kabagpenum Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 12 April 2019.
 
Asep menjelaskan, para pemilik perusahaan harus lebih hati-hati untuk memberikan akun dan sandi yang mereka miliki. Cara paling aman adalah dengan mengganti sandi secara berkala.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menggunakan user login yang pinnya selalu atau passwordnya diganti-ganti demikian juga dengan akun-akun yang ada," ujar Asep.
 
Asep juga menghimbau untuk para gamers lebih jeli membeli voucher uang elektronik untuk mengisi akun permainan onlinenya. Dia menghimbau untuk tidak terbuai dengan harga murah.
 
Salah satu contohnya adalah kasus peretasan server Indomaret di Palangkaraya yang dilakukan EG (24), IT (22), LW (24) dan BP (25). Meskipun murah, kata Asep, hal itu illegal.
 
"Jadi kalau sudah top up bisa kan membeli dengan harga 23 juta tetapi tidak membayarnya 10 juta itu yang apa namanya yang terjadi sehingga memang cepat sekali pemasarannya," tutur Asep.
 
Embel-embel murah memang kerap menggiurkan. Namun, kata Asep, beberapa pihak dirugikan atas hal tersebut. Dia menghimbau masyarakat khususnya Gamers membeli uang elektronik untuk akunnya di situs resmi yang terpercaya.
 
"Jangan membeli voucher game online yang dibawah harga pasar karena tentunya apabila pendidikan ini dikembangkan terus kita juga akan (berlanjut) kepada siapa yang menggunakannya," pungkas Asep.
 
Dittipid Siber Bareskrim Mabes Polri mengamankan empat orang pelaku pembobolan server Indomaret. Pelaku berhasil meraup hingga Rp 2,5 miliar.
 
Pelaku yang berinisial EG (24), IT (22), LW (24) dan BP (25) mempunyai peran yang berbeda-beda. EG dan IT berperan sebagai pembobol sedangkan LW dan BP berperan memasarkan.
 
Tersangka terjerat pasal 46 juncto pasal 30 undang-undang nomor 19 tahun 2016 juga undang-undang tindak pidana pencucian uang pasal 3 pasal 5 undang-undang nomor 8 tahun 2010 dan ancaman hukumannya kurang lebih 20 tahun.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif