Gedung Merah Putih KPK. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Gedung Merah Putih KPK. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

KPK Yakin Penegakan Etik Menguatkan Pemberantasan Korupsi

Candra Yuri Nuralam • 03 Juli 2022 07:06
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak akan membela Komisioner Lili Pintauli Siregar dalam sidang dugaan pelanggaran etik penerimaan tiket menonton Moto GP. Penindakan etik dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK diyakini menguatkan pemberantasan korupsi.
 
"Karena kami meyakini, bahwa penegakan kode etik insan komisi adalah bagian dari upaya penguatan pemberantasan korupsi yang dilaksanakan oleh KPK," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Sabtu, 2 Juli 2022.
 
KPK juga tidak akan mengintervensi Dewas dalam persidangan etik Lili. KPK konsisten menyerahkan semua putusan pelanggaran etik kepada Dewas.
 

Baca: KPK Dalami Proses Jual Beli LNG Selama 10 Tahun di Pertamina


"KPK tentu mendukung proses penegakan etik yang sedang berlangsung di Dewan Pengawas KPK sebagaimana tugas dan kewenangannya yang diatur dalam Pasal 37B Undang-Undang KPK," ujar Ali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lili dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima beberapa fasilitas saat menonton MotoGP di Mandalika. Dia diduga mendapatkan akomodasi hotel hingga tiket MotoGP dari salah satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN).
 
Persidangan Lili di Dewas KPK terkait laporan tersebut akan digelar pada Selasa, 5 Juli 2022. Sidang akan digelar secara tertutup dan hanya dibuka untuk umum saat pembacaan putusan.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif