ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

KPK Sita Aset Bupati Nonaktif HSU Senilai Rp14,2 Miliar

Nasional KPK Kasus Suap kasus korupsi Bupati Hulu Sungai Utara korupsi di Hulu Sungai Utara
Candra Yuri Nuralam • 18 Januari 2022 15:50
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset milik Bupati nonaktif Hulu Sungai Utara Abdul Wahid. Total aset yang disita mencapai belasan miliar rupiah.
 
"Tim penyidik KPK, telah menyita berbagai aset dari tersangka AW (Abdul Wahid) terkait dugaan adanya penerimaan suap," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 18 Januari 2022.
 
Ali mengatakan aset yang disita, yakni sebuah tanah dan bangunan senilai Rp10 miliar di Hulu Sungai Utara. Kemudian, uang tunai dalam bentuk rupiah dan asing senilai Rp4,2 miliar dan kendaraan bermotor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tersangka AW tersebut dipergunakan di antaranya dengan membeli beberapa aset dalam bentuk tanah dan bangunan serta kendaraan bermotor," ujar Ali.
 
KPK menduga masih banyak aset milik Abdul yang disembunyikan. KPK bakal mengulik aset yang disembunyikan itu melalui pemeriksaan saksi ke depannya.
 
Baca: 7 Saksi Dipanggil untuk Bongkar Pencucian Uang Bupati HSU
 
"KPK juga mengharapkan peran masyarakat jika mengetahui aset-aset lainnya yang diduga terkait dalam perkara ini, dapat menginformasikannya kepada KPK," tutur Ali.
 
Sebelumnya, KPK mengembangkan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada 2021 sampai 2022. Bupati nonaktif HSU Abdul Wahid ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
 
"KPK kembali menetapkan tersangka AW (Abdul Wahid) sebagai tersangka dalam dugaan perkara TPPU," kata Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 28 Desember 2021.
 
Ali mengatakan Lembaga Antikorupsi telah menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan Abdul sebagai tersangka dalam kasus pencucian uang. Pemberkasan kasus sedang dikebut.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif