Menko Polhukam Mahfud MD/Medcom.id/Theo
Menko Polhukam Mahfud MD/Medcom.id/Theo

Mahfud MD Pastikan Pemerintah Melindungi Pembela HAM

Dhika Kusuma Winata • 27 Januari 2022 15:38
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjamin pemerintah melindungi para pembela hak asasi manusia (HAM). Perlindungan ini bagian pemajuan HAM.
 
"Tentu kita akan memberikan perlindungan dan mendorong para pembela HAM ini untuk berjuang menegakan HAM. Kalau perlu juga memberikan fasilitas-fasilitas. Saya Menko Polhukam bekerja sama dengan kelompok-kelompok masyarakat sipil mendorong pemajuan-pemajuan itu," kata Mahfud dalam webinar bertajuk 'Memperkuat Komitmen Negara Mewujudkan Perlindungan pada Pembela HAM', Kamis, 27 Januari 2022.
 
Mahfud menekankan para pembela HAM harus profesional dan sesuai koridor hukum. Kerja-kerja pembela HAM dilindungi sepenuhnya karena itu menjadi hak, kewajiban, dan tugas luhur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mahfud meminta para pembela tidak ada asal tuduh terkait dugaan pelanggaran HAM. Dia ingin para pembela mendorong suatu kasus ke pengadilan HAM berdasarkan bukti.
 
"Kalau menyatakan orang melakukan sesuatu, apakah itu pejabat atau rakyat, berlakukan dalil. Jika Anda mendalilkan, Anda harus membuktikan. Jangan lempar batu sembunyi tangan," kata Mahfud.
 
Baca: Jaksa Agung Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Berat pada 2022
 
Menurut Mahfud, tindakan asal tuduh tanpa didasarkan bukti yang kuat tidak sesuai prinsip proporsionalitas dan profesionalitas. Dia mengajak para pembela HAM bekerja sesuai hukum.
 
"Menuduh orang melakukan pelanggaran HAM atau menuduh orang korupsi tapi diminta membuktikan yang dituduh. Itu tidak sesuai dengan hukum. Itu bukan pembela HAM. Kalau pembela HAM, mari proporsional dan profesional," ujarnya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif