ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

Polri Tunggu Berkas Perkara Kasus Teroris Munarman Rampung

Nasional terorisme polri penembakan polisi Aksi Teror Penegakan Hukum densus 88
Siti Yona Hukmana • 25 September 2021 07:49
Jakarta: Penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah melimpahkan kembali berkas perkara kasus teroris Munarman ke Kejaksaan. Polri tengah menunggu keputusan P21 atau lengkap atas berkas itu dari jaksa penuntut umum (JPU). 
 
"Nanti kalau sudah P21 saya update kembali," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada Medcom.id, Sabtu, 25 September 2021. 
 
Ramadhan mengatakan penyidik melimpahkan berkas perkara tahap I Munarman ke Kejaksaan pada 7 Juni 2021. Beberapa waktu lalu, JPU mengembalikan berkas itu untuk dilengkapi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik telah melengkapi berkas itu. Kemudian mengirimkan kembali ke Kejaksaan. Saat ini, kata dia, JPU tengah mempelajari berkas tersebut. 
 
"Pokoknya sekali dua kali itu tidak dipermasalahkan, yang jelas penyidik Polri telah melengkapi untuk memenuhi berkas perkara tersebut," ungkap Ramadhan
 
Penyidik akan menyerahkan barang bukti dan tersangka apabila berkas tahap I dinyatakan lengkap. Setelah itu, Munarman akan dipersiapkan menghadapi persidangan. 
 
Baca: Densus 88 Siaga Ancaman Teror di Indonesia dan Luar Negeri
 
Munarman diringkus di kediamannya, Perumahan Modern Hills, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa, 27 April 2021. Munarman ditahan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
 
Munarman ditangkap buntut dugaan keterlibatan dalam pembaiatan di beberapa lokasi. Pertama, pembaiatan di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta. 
 
Kedua, pembaitan di Makassar dan Medan. Polisi menyebut pembaiatan di Makassar terafiliasi dengan jaringan Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS).
 
Kemudian, Densus 88 menggeledah bekas kantor sekretariat organisasi masyarakat (ormas) terlarang itu. Sejumlah bahan baku peledak di sita, salah satunya Triaseton Triperoksida (TATP) atau zat kimia berdaya ledak tinggi.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif