Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri memberikan keterangan kepada media di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri memberikan keterangan kepada media di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

KPK Ultimatum Saksi di Kasus TPPU Bupati HSU

Nasional KPK pencucian uang kasus korupsi Pemberantasan Korupsi Korupsi Hulu Sungai Utara Bupati Hulu Sungai Utara korupsi di Hulu Sungai Utara
Candra Yuri Nuralam • 30 Desember 2021 13:49
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pihak swasta, Lukman Hakim, untuk mendalami dugaan pencucian uang Bupati nonaktif Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid pada Rabu, 29 Desember 2021. Namun, dia mangkir dari panggilan.
 
"Informasi yang kami terima, yang bersangkutan tidak hadir tanpa disertai konfirmasi alasan ketidakhadirannya," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, 30 Desember 2021.
 
KPK menjadwalkan ulang pemanggilan Lukman. Dia diminta hadir pada pemanggilan keduanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"KPK mengingatkan saksi untuk memenuhi panggilan tim penyidik selanjutnya dan surat panggilan segera dikirimkan kembali," ujar Ali.
 
Baca: Jadi Tersangka TPPU, Aset Bupati HSU Jadi Rebutan
 
Sebelumnya, KPK mengembangkan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada 2021 sampai 2022. Bupati nonaktif HSU Abdul Wahid kini menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
 
"KPK kembali menetapkan tersangka AW (Abdul Wahid) sebagai tersangka dalam dugaan perkara TPPU," kata Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 28 Desember 2021.
 
Ali mengatakan Lembaga Antikorupsi telah menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan Abdul sebagai tersangka dalam kasus pencucian uang. Pemberkasan kasus ini sedang dikebut.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif