Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Medcom.id/Cindy.
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Medcom.id/Cindy.

Tersangka Rasialisme SA Diperiksa Senin Besok

Nasional rasialisme Kerusuhan Manokwari
Cindy • 31 Agustus 2019 08:15
Jakarta: Polda Jawa Timur akan memeriksa tersangka baru berinisial SA terkait ujaran kebencian dan rasialisme mahasiswa Papua di Surabaya. Agenda pemeriksaan SA dijadwalkan pada Senin, 1 September 2019.
 
"Senin yang bersangkutan (SA) dipanggil sebagai tersangka. Berikut pemeriksaan tersangka TS dan 16 saksi," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jumat, 30 Agustus 2019.
 
Dedi mengakui tersangka SA belum ditahan. Sebab penyidik memerlukan hasil pemeriksaan dan gelar perkara terhadap SA.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tak menutup kemungkinan juga ada perkembangan tersangka baru. Nanti akan diumumkan," ucapnya.
 
Selain pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka, penyidik melakukan uji laboratorium forensik (labfor). Saksi ahli bahasa dan pidana juga dimintai keterangan.
 
"Saksi bahasa terkait diksi yang disampaikan masuk enggak penghinaan," jelas Dedi.
 
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menetapkan SA sebagai tersangka terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan, Surabaya."Sudah ada dua tersangka dalam kasus tersebut, setelah sebelumnya menetapkan TS sebagai tersangka," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di Surabaya, Jumat, 30 Agustus 2019.
 
Luki menegaskan, penetapan SA sebagai tersangka setelah terbukti melayangkan kata-kata rasis kepada mahasiswa Papua di AMP pada 16 Agustus 2019. Pembuktian tersebut diperoleh dari keterangan saksi-saksi dan juga hasil uji laboratorium forensik.
 
"Dari video yang beredar. SA salah satu yang mengungkapkan kata-kata kurang sopan, kata-kata binatang, kata-kata rasis. Diperoleh dari saksi, dan dari hasil Labfor," jelas Luki.
 
Sebelumnya Polda Jawa Timur sudah menetapkan Tri Susanti alias Mak Susi sebagai tersangka dalam kasus rasialisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. Mak Susi merupakan Koordinator Lapangan (Korlap) yang mendatangi Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan Surabaya beberapa waktu lalu.
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif