Juru bicara KPK Febri Diansyah/Medcom.id/Fachri Audia Hafiez
Juru bicara KPK Febri Diansyah/Medcom.id/Fachri Audia Hafiez

Penahanan Eks Kalapas Sukamiskin Kembali Diperpanjang

Nasional suap fasilitas lapas
Juven Martua Sitompul • 16 Oktober 2018 20:04
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein dan ajudannya Hendy Saputra. Keduanya merupakan tersangka kasus dugaan suap jual beli fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
 
"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan yang kedua selama 30 hari untuk tersangka Wahid dan Hendy," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018.
 
Perpanjangan penahanan keduanya di mulai sejak 19 Oktober 2018 hingga 17 November 2018. Penahanan diperpanjang demi kepentingan penyidikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Dirjen PAS Diperiksa Suap Fasilitas Mewah Sukamiskin
 
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap jual beli fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Keempat tersangka itu ialah Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, Hendy Saputra selaku staf Wahid, napi korupsi Fahmi Darmawansyah, dan napi umum Andi Rahmat selaku tangan kanan Fahmi.
 
Wahid diduga menerima dua unit mobi, Mitsubishi Triton Exceed dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar, serta uang Rp279.920.000 dan USD1.410. Pemberian diduga sebagai imbalan dari Fahmi yang telah mendapatkan fasilitas kamar mewah di Lapas Sukamiskin.
 
Baca: KPK Cecar Dirjen PAS Soal Fasilitas Mewah Lapas
 
Wahid dan stafnya selaku penerima suap dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
 
Sedangkan Fahmi dan Andi Rahmat selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 

 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif