KPK Belum Putuskan Penahanan Taufik
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata - Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memutuskan bakal menahan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Hari ini, Taufik dijadwalkan diperiksa. 

"Yang jelas surat perintah penahanan belum sampai ke pimpinan. Jadi nanti dari penyidik apakah merasa harus dilakukan penahanan atau tidak, nanti kita lihat," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 1 November 2018.

Alexander menyebut rekomendasi surat penahanan bakal dikeluarkan penyidik. Pimpinan tinggal menandatangani. 


"Ya kita tandatangani. Tapi yang jelas sampai jam ini belum ada surat penahanan," imbuh dia. 

Taufik dijadwalkan diperiksa terkait kasus dugaan suap pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBNP 2016. 

Alex berharap Taufik kooperatif. Dia tak menutup kemungkinan Taufik dijemput paksa bila mangkir. 

Baca juga: KPK Tunggu Sikap Kooperatif Taufik Kurniawan

"Bisa jadi kan mungkin yang bersangkutan masih ada acara di luar, bisa saja besok kita panggil lagi. Tapi tergantung, apakah dijemput periksa hari ini atau masih ada pemeriksaan di hari berikutnya," pungkas Alex.

KPK menetapkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai tersangka, Selasa, 30 Oktober 2018. Taufik diduga menerima duit dari eks Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad.

Uang diberikan karena Taufik membantu menambah DAK Kabupaten Kebumen untuk fisik Rp100 miliar di APBNP 2016. Penetapan tersangka pada Taufik merupakan pengembangan perkara dari kasus Yahya Fuad.

Atas perbuatannya, Taufik dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


 



(REN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id