KPK Tunggu Sikap Kooperatif Taufik Kurniawan
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu sikap kooperatif Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan. Lembaga Antirasuah yakin Taufik bakal memenuhi panggilan penyidik.

"Nanti kita lihat, dipanggil pasti datanglah," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi Medcom.id, Jakarta, Kamis, 1 November 2018.

Hari ini, Taufik dipanggil penyidik KPK. Dia akan diperiksa terkait kasus dugaan suap pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBNP 2016.


Taufik sejak beberapa bulan terakhir disebut jarang mengantor. Bahkan, politikus PAN itu tak lagi muncul ke publik sejak dicegah bepergian ke luar negeri oleh KPK.

(Baca: KPK Garap Taufik Kurniawan Hari Ini)

Informasi teranyar yang beredar, Taufik tidak aktif dalam kegiatan-kegiatan para pimpinan DPR RI. Hingga kini, belum ada kejelasan soal keberadaan tersangka kasus suap tersebut.

Saut menolak bekomentar soal keberadaan Taufik. Termasuk, tindak lanjut KPK jika tersangka suap itu kabur dan tak mengindahkan proses hukum yang berjalan di Lembaga Antikorupsi.

"Sabar dulu, belum tentu begitu," pungkasnya.

KPK menetapkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai tersangka, Selasa, 30 Oktober 2018. Taufik diduga menerima duit dari eks Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad.

(Baca: Taufik Kurniawan Menghilang Sejak Dicegah KPK)

Uang diserahkan karena Taufik membantu menambah DAK Kabupaten Kebumen untuk fisik Rp100 miliar di APBN. Penetapan tersangka pada Taufik merupakan pengembangan perkara dari kasus Yahya Fuad.

Atas perbuatannya, Taufik dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



(JMS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id