Bocah Korban Sembako Maut Alami Heat Stroke
Acara pembagian sembako FUI di Monas. Foto: Antara/Hafidz Akbar
Jakarta: Penyidik Polda Metro sudah menerima hasil visum Muhammad Rizki Saputra, bocah yang tewas saat pembagian sembako di kawasan Monas beberapa waktu lalu. Hasil visum diperoleh dari Rumah Sakit Tarakan.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro, AKBP Jerry Siagian mengatakan, hasil visum menunjukkan Rizki menderita heat stroke yang membuatnya gagal nafas. Heat stroke diakibatkan demam tinggi.

"Karena heat stroke. Yang mengakibatkan gagal nafas," kata Jerry saat dikonfirmasi, Selasa, 8 Mei 2018.


Jerry menjelaskan, pihaknya masih mencaritahu penyebab demam tinggi yang diderita Rizki. Jerry tidak mau berasumsi jika penyebab demam Rizki karena ikut antre sembako di Monas.

Yang jelas, lanjut Jerry, hasil visum Rizki tidak menunjukan adanya bekas luka memar.

"Tidak ada. Tidak ada luka memar atau terinjak injak hasil dokter. Kita cari dulu sebab kematiannya, lalu siapa yang bertanggung jawab," jelas Jerry.

Rizki jadi satu dari dua bocah yang tewas usai acara bagi sembako oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) di Monas, Jakarta Pusat. Dalam acara bagi-bagi sembako itu, 400 ribu kupon sembako habis dibagikan. Pihak penyelenggara mengklaim acara tersebut lanjutan kegiatan dari paskah dan jauh dari muatan politik.





(AGA)