Lokasi penemuan penimbunan bansos di Depok, Jawa Barat. Instagram infodepok_id
Lokasi penemuan penimbunan bansos di Depok, Jawa Barat. Instagram infodepok_id

Polisi Sebut Bansos Dikubur di Depok karena Rusak

Siti Yona Hukmana • 02 Agustus 2022 17:18
Jakarta: Polri telah memeriksa pihak jasa pengiriman JNE terkait penguburan bantuan sosial (bansos) di lahan Kota Depok, Jawa Barat. Bansos berupa beras itu ditimbun karena rusak. 
 
"Menurut pihak JNE, beras yang dikubur rusak karena basah kehujanan. Pihak JNE menyatakan tidak layak dibagikan ke keluarga penerima manfaat (KPM), itu alasan dari JNE," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Agustus 2022. 
 
Pihak JNE mengubur beras tersebut pada 5 November 2021. Penguburan bansos telah dibuat berita acara pemendaman. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada beras sebanyak 3.675 kg atau 289 karung setara dengan 139 keluarga penerima manfaat," ujar Ramadhan. 
 

Baca: Satgas Pangan Bantu Usut 1 Kontainer Paket Bansos Covid-19 Dikubur di Depok


Polri telah mendengar keterangan Vice President (VP) Quality and Facility JNE berinisial SJ. Petinggi JNE itu menyebut sesuai perjanjian kerja sama pembukuan kantor cabang utama, PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir bekerja sama dengan PT Indah Berkah Bersaudara (JNE Depok). 
 
"Yang melaksanakan pemendaman beras di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok adalah PT Indah Berkah Bersaudara, dalam hal ini tidak ada pengaturan cara pemusnahan dalam standar operasional prosedur (SOP) JNE, apabila barang kiriman rusak dan sudah seizin JNE pusat," ungkap Ramadhan. 
 
Polri juga mendapat keterangan dari Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) bahwa pihak Kementerian Sosial (Kemensos) mengatakan JNE hanya bekerja sama dengan pihak DNR (jasa pengiriman barang) dan menerima pekerjaan dari Perum Bulog. 
 
Ramadhan menyebut rencana tindak lanjut penyidik akan membuat administrasi penyelidikan. Kemudian, melakukan penyelidikan lebih lanjut atas dugaan penyalahgunaan distribusi beras, bantuan sosial sembako dan melaksanakan pemeriksaan dokumen terkait pengadaan bantuan covid-19 tahap 2 dan tahap 4.
 
"Serta (periksa) dokumen tentang pemusnahan bahan sembako yang tidak disalurkan," ucap jenderal bintang satu itu. 
 
Penimbunan satu kontainer sembako itu terjadi di Lapangan KSU, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Peristiwa itu diketahui pada Sabtu, 30 Juli 2022. Bansos itu disebut sembako bantuan covid-19 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif