Presiden Joko Widodo menerima Pansel Calon Pimpinan KPK 2019-2023 di Istana Kepresidenan, Senin, 17 Juni 2019. Medcom.id/Damar Iradat.
Presiden Joko Widodo menerima Pansel Calon Pimpinan KPK 2019-2023 di Istana Kepresidenan, Senin, 17 Juni 2019. Medcom.id/Damar Iradat.

Presiden Tak Ikut Campur Pencarian Pimpinan KPK

Nasional pansel kpk
Damar Iradat • 17 Juni 2019 11:44
Jakarta: Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Presiden Joko Widodo menyerahkan sepenuhnya proses seleksi capim KPK ke Pansel. Presiden tak mau ikut campur dalam pencarian pimpinan KPK periode 2019-2023.
 
"Presiden menyerahkan sepenuhnya kepada pansel (dalam mencari capim KPK)," kata Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 17 Juni 2019.
 
Baca: Pansel KPK Incar Ahli Pidana Pencucian Uang

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Jokowi menerima Pansel Capim KPK di Istana Merdeka. Ini pertemuan pertama Presiden dengan pansel setelah ditetapkan pada 17 Mei 2019. Pertemuan tersebut berlangsung sekitar satu jam dan dilakukan secara tertutup. Dalam pertemuan itu, menurut Yenti, Jokowi berharap pansel dapat menemukan pimpinan KPK terbaik.
 
Pansel juga menyampaikan rencana menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam proses seleksi. Menurut Yenti, Jokowi tidak mempermasalahkan rencana itu.
 
"Beliau sesuai komitmennya, terserah kepada pansel, sepanjang itu mengikuti aturan-aturan yang ada, mengikuti kebutuhan-kebutuhan yang memang mendesak dan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia ini," kata dia.
 
Pansel sengaja menggandeng BNN dan BNPT. Pansel tak ingin calon pimpinan KPK memiliki rekam jejak dan hubungan dengan kelompok radikal dan sindikat narkoba.
 
"(Menggandeng BNPT untuk mengetahui) bagaimana kecenderungan seseorang bisa terpapar radikalisme. Kita lihat bagaimana keadaan di Indonesia, berbagai hal dinamika yang terjadi adalah terkait radikalisme. Artinya, pansel tidak mau kecolongan ada yang kecenderungannya ke sana," ungkap dia.
 
Baca: Agus Rahardjo Dorong Tiga Pimpinan Maju Jilid V
 
Pansel capim KPK resmi ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 17 Mei 2019. Penetapan itu melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 54/P Tahun 2019 Tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Masa Jabatan Tahun 2019-2023.
 
Pansel juga sudah menemui sejumlah pimpinan lembaga negara untuk meminta masukan terkait capim KPK. Mereka sudah menemui pimpinan KPK, Jaksa Agung M Prasetyo, dan Kapolri Jendral Tito Karnavian.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif