Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi. (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Muafaq Beberkan Aliran Suap Jual Beli Jabatan di Kemenag

Nasional OTT Romahurmuziy
M Sholahadhin Azhar • 10 Juli 2019 18:41
Jakarta: Terdakwa kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Muafaq Wirahadi membeberkan aliran duit haram di jajaran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Kementerian Agama (Kemenag). Uang tersebut digunakan demi memuluskan proses seleksi Kakanwil Kemenag Kabupaten Gresik.
 
Uang haram mengalir ke Stafsus Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gugus Joko Waskito sebesar Rp50 juta, Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyaffa Noer Rp20 juta, mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) Rp50 juta dan sepupu Romy yang bernama Abdul Wahab Rp44,4 juta.
 
"Saya menyerahkan kepada Romy Rp50 juta, Abdul Wahab sekitar Rp41,4 dengan cara bertahap, pada Pak Musyaffa Rp20 juta, kepada Gugus Joko Waskito Rp50 juta," kata Muafaq saat bersaksi untuk terdakwa Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanudin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia memerinci pemberian uang tersebut pertama pada Musyaffa. Muafaq mengaku memberikan uang karena telah meminta restu saat seleksi jabatan. Pemberian itu dimaksudkan sebagai syukuran.
 
Sementara pada Gugus, Muafaq tidak mengetahui peran dalam pengaturan jabatan di Kemenag. Namun dia tetap memberinya uang karena dibisiki sepupu Romy, Abdul Rochim atau Aim. Aim meminta Muafaq berkomunikasi dengan Gugus.
 
"Ya karena Aim (Rochim) sepupu Romy, lalu dia akan sampaikan kepada ketum, Mas Romy. karena itu saya percaya ke Aim," beber Muafaq.
 
Adapun uang haram yang mengalir ke Romy juga karena bantuannya atas jabatan Muafaq.
 
"Pak Haris (Kakanwil Jatim Haris Hasanuddin) menyampaikan ke saya bahwa yang membantu saya menjadi eselon tiga kepala Kabupaten Gresik adalah Romy," kata dia.
 
Dalam perkara ini, Muafaq didakwa menyuap Romy senilai Rp91,4 juta. Suap terkait dengan pengangkatan jabatannya sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Dalam dakwaan itu, Romy secara langsung maupun tidak langsung melakukan intervensi terhadap proses pengangkatan Muafaq.
 
Muafaq didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif