penasihat senior Institute for Policy Analisys of Conflict (IPAC) Sidney Jones. (Medcom.id/Fachri)
penasihat senior Institute for Policy Analisys of Conflict (IPAC) Sidney Jones. (Medcom.id/Fachri)

Cegah Asal Tuding, Definisi Radikalisme Perlu Diperjelas

Fachri Audhia Hafiez • 12 Maret 2022 22:17
Jakarta: Radikalisme salah satu tantangan nyata yang dihadapi banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Namun, negara dinilai perlu memperjelas definisi radikalisme agar tidak mudah disematkan kepada orang atau kelompok yang berbeda secara ideologi maupun politik. 
 
"Misal kalau ada yang mengadvokasi untuk balik ke piagam Jakarta, apakah itu radikal atau ekspresi politik tapi sesuatu yang harus dibiarkan dalam satu pemerintah demokrasi asal damai? Ini tentu harus diperjelas definisi radikalisme," kata penasihat senior Institute for Policy Analisys of Conflict (IPAC) Sidney Jones dalam diskusi bertajuk 'Tantangan dan Strategi Kontra Radikalisme di Indonesia', Sabtu, 12 Maret 2022.
 
Menurut Sidney, perbedaan cara pandang sejatinya merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dilindungi undang-undang. Dengan catatan tidak ada unsur pemaksaan dan ancaman kekerasan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau advokasi tanpa memaksa semestinya diperbolehkan. Karena dengan kebebasan berekspresi seperti yang dilindungi oleh UUD 1945 seharusnya bebas mengajukan opini," ujar Sidney.
 
Baca: BNPT Imbau Penceramah Gelorakan Semangat Nasionalisme dan Patriotisme
 
Sementara, hasutan dan kebencian yang mengarah pada kekerasan harus dihukum. Dia menekankan hal itu bukan lagi bagian dari kebebasan berekspresi, tetapi sebuah kejahatan.
 
"Karena telah memprovokasi orang untuk melakukan kekerasan," ucap Sidney.
 
Dia mencontohkan aksi Front Pembela Islam (FPI) yang menyerukan jemaahnya untuk membunuh Ahmadiyah. Hal itu bersifat penghasutan dan perlu ditindak tegas aparat penegak hukum.
 
"Bisa saja orang keluar dari ceramah pada saat itu dan mulai bikin kekerasan terhadap orang yang mereka tidak senangi. So, menurut saya, itu bisa bersifat penghasutan dan seharusnya saat itu ditangkap," kata Sidney.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif