Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto
Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto

Soal Penghentian Kasus BLBI, Komisi III 'Pelototi' Keputusan KPK

Nasional KPK Hukum kasus korupsi Kasus BLBI BLBI Penegakan Hukum
Fachri Audhia Hafiez • 12 April 2021 20:37
Jakarta: Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan memastikan terus mengawasi setiap keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satunya soal penghentian penyidikan kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI). 
 
"Akan selalu memastikan bahwa segala keputusan yang dikeluarkan oleh KPK telah melalui prosedur yang tidak bertentangan dengan hukum positif dan lebih jauh dari itu, tidak bertentangan pula dengan keadilan," kata Hinca kepada Medcom.id, Senin, 12 April 2021.
 
Menurut dia, Lembaga Antikorupsi sudah menghentikan 36 kasus di tingkat penyelidikan. Politikus Partai Demokrat itu tak mau tren ini mengarah pada penghentian kasus lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apakah ini akan jadi preseden bagi KPK untuk menghentikan megaskandal lainnya? Tentu saya dan teman-teman dari Fraksi Demokrat akan berdiri melawannya jika arahnya telah menuju ke sana," ujar Hinca.
 
Baca: Komisi III Segera Panggil KPK-Dewas Terkait Penghentian Kasus BLBI
 
Di sisi lain, pandangan terhadap kinerja KPK saat ini menjadi ranah penilaian publik. Penilaian ini harus menjadi bahan evaluasi KPK.
 
"Survei begitu banyak berserakan, apakah KPK semakin kuat dipercaya atau sukar dipercaya? Publik yang menilai," ucap Hinca.
 
KPK menghentikan pengusutan dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI yang menjerat pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim. Langkah itu diklaim demi kepastian hukum.
 
Lembaga Antikorupsi menyebut penghentian kasus ini sudah sesuai dengan Pasal 40 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. Lembaga Antikorupsi tidak bisa menggantung nasib Sjamsul dan Itjih tanpa kepastian.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif