medcom.id, Denpasar: Edwin Adrian Huwae dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabar penangkapan Adrian dikabarkan berasal dari keterangan politikus PDIP Eva Kusuma Sundari di media nasional.
Menanggapi hal itu, Adrian tak marah dengan pernyataan Eva. Bahkan dia telah memaafkan Eva atas pernyataan yang keliru tersebut. "Saya memaafkan Ibu Eva, dia khilaf dalam kekhilafan itu saya tertimpa satu hal yang membuat mawas diri untuk semakin baik dalam bekerja," kata Adrian di Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Bali, Jumat (10/4/2015).
Adrian yang juga Ketua DPD PDIP Maluku, sempat kaget. Sebab, dia baru tahu ada penangkapan sekitar pukul 22.00 WITA setelah ditelepon kader PDI Perjuangan dari Maluku, daerah asalnya. Nama orang yang ditangkap, kata dia, sama dengan inisial nama tengahnya, yakni A.
"Saya mendapat info dari teman-teman Maluku yang kebetulan mengginap di sana (lokasi OTT). Saya cek ke sana tidak ada apa-apa," imbuh dia.
Sebuah media nasional melansir nama dia sebagai yang ditangkap. Media tersebut menghubungi Eva Kusuma Sundari sekitar pukul 02.00 WITA. Pagi harinya, Adrian mengaku mendapat banyak telepon yang mencari tahu kabar dia.
Meski begitu, Adrian kembali menegaskan, dia sudah memaafkan Eva atas pernyataannya. "Intinya saya maafkan beliau dalam statement tersebut," tegas dia.
medcom.id, Denpasar: Edwin Adrian Huwae dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabar penangkapan Adrian dikabarkan berasal dari keterangan politikus PDIP Eva Kusuma Sundari di media nasional.
Menanggapi hal itu, Adrian tak marah dengan pernyataan Eva. Bahkan dia telah memaafkan Eva atas pernyataan yang keliru tersebut. "Saya memaafkan Ibu Eva, dia khilaf dalam kekhilafan itu saya tertimpa satu hal yang membuat mawas diri untuk semakin baik dalam bekerja," kata Adrian di Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Bali, Jumat (10/4/2015).
Adrian yang juga Ketua DPD PDIP Maluku, sempat kaget. Sebab, dia baru tahu ada penangkapan sekitar pukul 22.00 WITA setelah ditelepon kader PDI Perjuangan dari Maluku, daerah asalnya. Nama orang yang ditangkap, kata dia, sama dengan inisial nama tengahnya, yakni A.
"Saya mendapat info dari teman-teman Maluku yang kebetulan mengginap di sana (lokasi OTT). Saya cek ke sana tidak ada apa-apa," imbuh dia.
Sebuah media nasional melansir nama dia sebagai yang ditangkap. Media tersebut menghubungi Eva Kusuma Sundari sekitar pukul 02.00 WITA. Pagi harinya, Adrian mengaku mendapat banyak telepon yang mencari tahu kabar dia.
Meski begitu, Adrian kembali menegaskan, dia sudah memaafkan Eva atas pernyataannya. "Intinya saya maafkan beliau dalam statement tersebut," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)