medcom.id, Jakarta: Fuad Amin Imron coba menyembunyikan timbunan kekayaan. Ia membuka banyak rekening dengan mencatut nama orang lain agar tidak diketahui punya banyak uang.
Afrianto, mantan pejabat Bank Tabungan Negara (BTN) menyatakan Fuad membuka beberapa rekening menggunakan beberapa nama. Fuad menggunakan nama istrinya, Siti Masnuri, dan ajudannya.
Afrianto yang kini menjabat sebagai Manajer Retail BTN Syariah tak dapat mengingat nama-nama yang dicatut mantan Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tersebut.
Jaksa Penuntut Umum membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Afrianto saat diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Jaksa berharap dengan dibacakannya BAP, Afrianto bisa mengingat kembali nama-nama yang dicatut Fuad.
"Saya tidak tahu, namun saudara Fuad Amin Imron dan saudari Siti Mansuri memiliki rekening di BTN Bangkalan dan ajudan beliau yang menjadi nasabah. Yang saya ketahui uang dalam rekening itu bukan milik ajudan, melainkan milik Fuad Amin Imron," kata Jaksa membacakan BAP milik Afrianto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).
Masih melanjutkan BAP Afrianto, Jaksa mengatakan, informasi ini didapat dari beberapa sumber. Afrianto hanya mengetahui bahwa sejak sebelum menjabat, Fuad memang dikenal sebagai orang kaya di Bangkalan.
Afrianto membenarkan isi BAP tersebut. Karena tahu Fuad punya banyak uang, Afrianto menawarkan ke Fuad untuk membuka rekening di BTN. Fuad kemudian membuka beberapa rekening menggunakan nama Fuad, Siti, dan Abdur Rouf (kakak ipar Fuad).
"Itu (menggunakan) KTP Cipinang," kata Afrianto. (Klik: Beli 8 Unit Apartemen, Fuad Amin Mengaku Pengusaha Madura)
medcom.id, Jakarta: Fuad Amin Imron coba menyembunyikan timbunan kekayaan. Ia membuka banyak rekening dengan mencatut nama orang lain agar tidak diketahui punya banyak uang.
Afrianto, mantan pejabat Bank Tabungan Negara (BTN) menyatakan Fuad membuka beberapa rekening menggunakan beberapa nama. Fuad menggunakan nama istrinya, Siti Masnuri, dan ajudannya.
Afrianto yang kini menjabat sebagai Manajer Retail BTN Syariah tak dapat mengingat nama-nama yang dicatut mantan Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tersebut.
Jaksa Penuntut Umum membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Afrianto saat diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Jaksa berharap dengan dibacakannya BAP, Afrianto bisa mengingat kembali nama-nama yang dicatut Fuad.
"Saya tidak tahu, namun saudara Fuad Amin Imron dan saudari Siti Mansuri memiliki rekening di BTN Bangkalan dan ajudan beliau yang menjadi nasabah. Yang saya ketahui uang dalam rekening itu bukan milik ajudan, melainkan milik Fuad Amin Imron," kata Jaksa membacakan BAP milik Afrianto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).
Masih melanjutkan BAP Afrianto, Jaksa mengatakan, informasi ini didapat dari beberapa sumber. Afrianto hanya mengetahui bahwa sejak sebelum menjabat, Fuad memang dikenal sebagai orang kaya di Bangkalan.
Afrianto membenarkan isi BAP tersebut. Karena tahu Fuad punya banyak uang, Afrianto menawarkan ke Fuad untuk membuka rekening di BTN. Fuad kemudian membuka beberapa rekening menggunakan nama Fuad, Siti, dan Abdur Rouf (kakak ipar Fuad).
"Itu (menggunakan) KTP Cipinang," kata Afrianto. (
Klik: Beli 8 Unit Apartemen, Fuad Amin Mengaku Pengusaha Madura)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)