Anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 El Helwi (depan) dan Gusrizal dikawal petugas ketika resmi ditahan oleh petugas KPK di Gedung KPK. Foto: ROMMY PUJIANTO/MI
Anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 El Helwi (depan) dan Gusrizal dikawal petugas ketika resmi ditahan oleh petugas KPK di Gedung KPK. Foto: ROMMY PUJIANTO/MI

Dua Legislator Jambi Ditahan di Rutan KPK

Nasional ott anggota dprd jambi
Juven Martua Sitompul • 24 Juli 2019 18:50
Jakarta: Anggota DPRD Jambi, Elhelwi dan Gusrizal ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap 'ketok palu' pengesahan ‎RAPBD Jambi Tahun 2018.
 
"KPK melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap dua orang tersangka (Elhewi dan Gusrizal)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019.
 
Kedua legislator Jambi itu akan mendekam di Rutan cabang KPK di belakang Gedung Merah Putih KPK. Penahanan dilakukan demi kepentingan penyidikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK menetapkan 12 anggota DPRD Jambi dan satu pihak swasta sebagai tersangka baru dalam kasus ini. Penetapan ke-13 tersangka itu merupakan pengembangan perkara yang lebih dulu menjerat mantan Gubernur Jambi Zumi Zola.
 
Ke-13 tersangka baru tersebut ialah Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston, Wakil Ketua DPRD Jambi, AR Syahbandar, dan Chumaidi Ziadi, Ketua Fraksi Golkar di DPRD Jambi, Sufardi Nurzain, Ketua Fraksi Restorasi di DPRD Jambi, Nurani Cekman, serta Ketua Fraksi PKB di DPRD Jambi, Tadjudin Hasan.
 
Selanjutnya, Ketua Fraksi PPP di DPRD Jambi, Parlagutan Nasution, Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Jambi, Muhamadiyah, pimpinan Komisi III DPRD Jambi, Zainal Abidin, anggota DPRD Jambi, Elhelwi, Gusrizal, Effendi Hatta, dan pihak swasta, Joe Fandy Yoesman alias Asiang.
 
Dalam kasus ini, para legislator Jambi itu diduga berperan dalam memuluskan 'ketok palu' ‎pengesahan RAPBD Jambi tahun 2018. Peran itu meliputi menagih kesiapan uang, melakukan pertemuan, hingga meminta uang ketok palu.
 
Zumi Zola divonis enam tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Hak politik Zumi juga dicabut selama lima tahun.
 
Zumi terbukti memberikan suap kepada 53 anggota DPRD Provinsi Jambi senilai total Rp16,5 miliar. Uang tersebut diberikan agar pimpinan dan anggota DPRD Jambi menyetujui Raperda APBD TA 2017-2018.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif