Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Keterpilihan Firli Memperkuat Hubungan Polri-KPK

Nasional Pimpinan Baru KPK
Cindy • 13 September 2019 11:37
Jakarta: Polri menyambut baik terpilihnya Irjen Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Keberadaan Firli diyakini memperkuat hubungan Polri dan KPK yang sudah berjalan baik.
 
"Mulai proses-proses penangkapan, penyitaan, penggeledahan, kegiatan-kegiatan supervisi terhadap kasus-kasus korupsi yang ditangani Polri sangat baik hubungan dengan KPK," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 23 September 2019.
 
Dedi tak meragukan kemampuan dan integritas Firli. Buktinya, Firli diangkat menjadi Kapolda Sumatera Selatan. Masalah pelanggaran kode etik yang muncul di KPK dinilai tidak terbukti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketika yang bersangkutan memimpin di Sumatera Selatan, justru mendapatkan apresiasi dari seluruh masyarakat Sumatera Selatan," ucap Dedi.
 
Firli terpilih menjadi pimpinan KPK dengan mengantongi 56 suara. Suara capim dari unsur Kepolisian itu menjadi yang tertinggi di antara calon lainnya.
 
Suara Firli dipepet capim petahana Alexander Marwata. Alexander memperoleh 53 suara. Nurul Ghufron berada di posisi ketiga dengan 51 suara.
 
Di posisi keempat ada Nawawi Pomolango. Capim yang saat ini berprofesi sebagai hakim itu mendapatkan 50 suara, dan Lili Pintauli Siregar 44 suara.
 
Pemungutan suara diikuti 56 anggota Komisi III. Setiap anggota Komisi III diberikan kertas suara untuk memilih lima dari 10 capim. Suara anggota yang memilih lebih dari lima nama akan dianggap tidak sah.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif