Tiga Anggota DPRD Sumut Segera Diadili

Sunnaholomi Halakrispen 31 Oktober 2018 22:13 WIB
gatot pujo nugroho
Tiga Anggota DPRD Sumut Segera Diadili
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah. Foto MI Susanto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas penyidikan tiga anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) ke tahap penuntutan. Tiga tersangka kasus dugaan penerimaan suap dari Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho itu segera diadili.

"Barang bukti dan tiga tersangka TPK Suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 dilimpahkan ke penuntutan tahap dua," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018.

Berkas ketiga tersangka yang dilimpahkan itu antara lain, Muslim Simbolon (MSI), Sonny Firdaus (SF), dan Helmiati (HEI). Sidang rencananya digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.


Untuk merampungkan berkas ketiga tersangka itu, kata Febri, penyidik telah memeriksa sedikitnya 175 saksi dari sejumlah unsur. Mereka di antaranya, Kepala Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara dan anggota DPRD Provinsi Sumut periode 2009-2014.

Kemudian, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemdes Provinsi Sumut, Kepala Badan Perencana dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumut, Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Islam Sumut, serta PNS dan pensiunan PNS di lingkungan Pemprov Sumut

"Ketiga tersangka, sekurangnya telah diperiksa sebanyak empat kali dalam kapasitas sebagai tersangka pada kurun Juli sampai dengan Oktober 2018," pungkas Febri.

KPK sebelumnya menetapkan 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis dan M Yusuf Siregar.
 
Kemudian, Muhammad Faisal, DTM Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser Verawaty Munthe dan Dermawan Sembiring.

Lalu, Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan Sarumaha, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean.
 
Dalam kasus ini, ke-38 legislator itu diduga kuat telah menerima suap dari Gatot Pujo Nugroho.‎ Mereka dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id