Polisi Kembali Periksa Naniek S Dayang Besok

Siti Yona Hukmana 26 November 2018 12:47 WIB
Kabar Ratna Dianiaya
Polisi Kembali Periksa Naniek S Dayang Besok
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Naniek S Deyang kembali diperiksa Polda Metro Jaya. Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus informasi bohong penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. 

"Kita memanggil Ibu Naniek, besok Selasa, 27 November 2018 pukul 14.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin, 26 November 2018. 

Naniek sudah pernah diperiksa penyidik pada Senin, 15 Oktober 2018. Pada pemeriksaan kedua besok, Naniek bakal dikonfirmasi perihal penyebaran foto lebam Ratna. 


"Jadi penyidik nanti akan mendalami alur dari pengiriman foto juga. Jadi seperti apa alur foto itu bisa didapatkan," ungkap Argo.

Baca juga: Rocky Diperiksa Terkait Foto Lebam Ratna Sarumpaet

Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Yakni Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro. 

Kemudian, Ketua Cyber Indonesia Muannas Al Aidid sebagai pelapor dalam kasus itu, sopir dan staf Ratna Sarumpaet, dan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Baca juga: Berkas Ratna Sarumpaet Belum Lengkap

Ratna menjadi tersangka setelah menyebarkan informasi bohong dengan mengaku dianiaya sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat pada Selasa, 21 September 2018. Kenyataannya, wajah lebam Ratna karena operasi plastik di Jakarta.
 
Atas kebohongannya, Ratna dijerat Pasal 14 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia terancam hukuman 10 tahun penjara.



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id