Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Foto: Branda Antara.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Foto: Branda Antara.

Jangan Berkoar-Koar di Publik, Soal Rp1 Miliar Lukas Enembe Mendingan Dibeberkan ke Penyidik

Candra Yuri Nuralam • 04 Oktober 2022 08:18
Jakarta: Kubu Gubernur Papua Lukas Enembe diminta memberikan penjelasan soal uang Rp1 miliar ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Protes di muka publik dinilai langkah sia-sia.
 
"Jangan sampai hanya ngomong di publik, enggak ada nilai pembuktiannya sama sekali, harus disampaikan pada penyidik," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022.
 
Kubu Lukas mengeklaim permasalahan hukum di KPK cuma dikarenakan penerimaan uang Rp1 miliar. Mereka membantah semua tudingan uang yang pernah disebutkan oleh KPK dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Namun, hingga kini kubu Lukas cuma mau menyampaikan bantahan itu di ruang publik. Lembaga Antikorupsi menantang kubu Lukas untuk menyampaikan bantahannya di depan penyidik.
 
"Silahkan sampaikan ke penyidik, berikut dengan bukti-buktinya," tegas Alex.
 

Baca: Lukas Enembe Ngotot Mau Berobat ke Singapura, KPK: Kan Dekatan Jakarta


Lukas Enembe berharap status pencegahannya dicabut untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di Singapura. KPK mau memberikan restu untuk Lukas berobat ke luar negeri dengan syarat harus diperiksa oleh tim medisnya di Jakarta.
 
"Kami juga harus pastikan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tersangka lebih dahulu ketika ia sudah sampai di Jakarta," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Minggu, 25 September 2022.
 
Ali mengatakan pihaknya memahami kesehatan Lukas penting. Berobat juga merupakan hak dasar manusia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGA)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>