Jaksa Agung M Prasetyo. Foto: Bary Fathahilah/MI
Jaksa Agung M Prasetyo. Foto: Bary Fathahilah/MI

Jaksa Agung tak Pusingkan Unsur Jaksa Gagal Pimpin KPK

Nasional Pimpinan Baru KPK
Antara • 13 September 2019 14:58
Jakarta: Jaksa Agung M Prasetyo tak mempersoalkan nihilnya unsur jaksa di susunan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru. Kejaksaan Agung sudah mengirimkan banyak personelnya membantu Lembaga Antirasuah.
 
"Ya ndak apa-apa, kami punya 90 jaksa lebih di situ (KPK). Mereka yang nanti bekerja di sana untuk kasus-kasus yang ditangani oleh KPK," kata Prasetyo di Kompleks Kejaksaan Agung,
Jakarta, Jumat, 13 September 2019.
 
Satu-satunya calon pimpinan KPK dari unsur jaksa yang lolos hingga 10 besar yakni, Johanis Tanak. Namun, suara Tanak kalah dalam pemungutan suara dan gagal menjadi pimpinan KPK jilid V.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prasetyo membantah ada intervensi dalam kegagalan Tanak melenggang ke KPK. Apalagi, dia yang mengusulkan Tanak ke panitia seleksi (pansel) agar bisa ikut seleksi.
 
Lima pimpinan KPK periode 2019-2023 telah dipilih Komisi III DPR. Kelima komisoner anyar ini dipilih melalui mekanisme pemungutan suara.
 
Lima pimpinan terpilih yakni Firli selaku ketua, dan empat wakil ketua Alexander Marwata, Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, dan Nurul Ghufron. Hasil voting secara keseluruhan, Firli mendapat 56 suara, Alexander 53 suara, Nawawi 50 suara, Lili Pintauli 44 suara, dan Nurul Ghufron 51 suara.
 
Pemungutan suara ini diikuti 56 anggota Komisi III. Mekanismenya, setiap anggota Komisi III diberikan kertas suara memilih lima dari 10 capim.
 
Suara anggota yang memilih lebih dari lima nama akan dianggap tidak sah. Setelah terpilih lima nama capim KPK, Komisi III langsung menggelar voting pemilihan ketua KPK jilid V.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif