Kuasa Hukum Tonny Permana, Hema A. M. Simanjuntak (Foto:Medcom.id/M. Rodhi Aulia)
Kuasa Hukum Tonny Permana, Hema A. M. Simanjuntak (Foto:Medcom.id/M. Rodhi Aulia)

Sengketa Tanah Tonny Permana vs Ahmad Ghozali, Hakim Terhalang Masuk ke Lahan Obyek Perkara

M Rodhi Aulia • 25 Maret 2022 21:26
Tangerang: Kasus sengketa tanah antara Tonny Permana melawan Ahmad Ghozali masih berlanjut. Kali ini kuasa hukum tergugat Ahmad Ghozali mengikuti pemeriksaan setempat terhadap obyek perkara, yaitu tanah sengketa di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Jumat, 25 Maret 2022. 
 
Namun rupanya kuasa hukum Ahmad Ghozali, Alfi Rully Ruchiyat, justru tidak bisa masuk dan memastikan tanah yang diklaim sebagai milik kliennya.
 
Hal itu terungkap saat Alfi ditanya oleh Majelis Hakim Ketua Tugiyanto dari Pengadilan Negeri (PN) Tangerang saat berada di lokasi, didampingi panitera pengganti Eva Ruzana. Di lokasi tampak terdapat lahan yang dikelilingi pagar beton dengan tinggi sekitar empat meter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pihak tergugat, apakah yang obyek sengketa yang diklaim milik tergugat, apakah yang ini?” kata hakim Tugiyanto, bertanya kepada Alfi.
 
"Kalau melihat dari versi kami, majelis, kita tidak bisa memastikan. Karena terhalang beton begitu, tapi memang kalau ini masuk desa Salembaran Jaya," ucap Alfi menjawab pertanyaan Tugiyanto.
 
Alfi mengaku semula diarahkan kliennya untuk ikut pemeriksaan setempat melalui jalan utama, namun Alfi memilih tidak melewati jalan utama tersebut.
 
Sengketa Tanah Tonny Permana vs Ahmad Ghozali, Hakim Terhalang Masuk ke Lahan Obyek Perkara
Majelis Hakim Ketua Tugiyanto dari Pengadilan Negeri (PN) Tangerang didampingi panitera pengganti Eva Ruzana meninjau lokasi tanah sengketa (Foto:Medcom.id/M. Rodhi Aulia)
 
Alfi mengikuti jalan alternatif yang dilintasi majelis hakim dan tim penggugat Tonny Permana. Padahal majelis hakim dan tim penggugat sangat terpaksa melewati jalan alternatif karena disuruh putar-balik oleh puluhan petugas keamanan.
 
Tepatnya saat memasuki jembatan PIK 2, puluhan petugas membuat barikade di tengah jalan. Mereka memaksa kendaraan rombongan untuk memutar arah, termasuk kendaraan plat merah yang ditumpangi majelis hakim.
 
"Jalan terus. Jalan terus (arah putar balik)," kata salah satu petugas keamanan.
 
Kuasa hukum penggugat Tonny Permana, Hema A. M. Simanjuntak, merasa janggal dengan aksi sejumlah petugas keamanan tersebut. Pihaknya merasa dihalangi untuk mencari keadilan.
 
"Kita berusaha masuk dari depan (jembatan PIK 2). Kita lihat sendiri tanpa alasan dan penjelasan, kita dihalangi masuk. Bahkan pengadilan tidak punya kuasa untuk menerobos masuk demi keadilan untuk menunjukkan objek sengketa. Kita sangat sayangkan. Kita sebagai warga menghindari bentrok, kita tidak bisa memaksa masuk. Kita mengharapkan petugas dari pejabat para penegak hukum bisa membantu kita masuk ke dalam menunjukkan sengketa," kata Hema, di lokasi.
 
Sengketa Tanah Tonny Permana vs Ahmad Ghozali, Hakim Terhalang Masuk ke Lahan Obyek Perkara
Tanah sengketa di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, telah dibangun rukan
 (Foto:Medcom.id/M. Rodhi Aulia)
 
Hema mempertanyakan klaim kubu Ahmad Ghozali atas kepemilikan tanah tersebut.
 
"Dia (kubu Ahmad Ghozali) sendiri bilang tanahnya di dalam. Lucunya kenapa tidak bisa masuk? Wajar penggugat tidak bisa (masuk ke lokasi), harusnya tergugat (kubu Ahmad Ghozali) bisa," kata Hema.
 
Hema pun berusaha meyakinkan majelis hakim bahwa tanah di balik tembok beton itu milik mereka. Hema dan tim juga menunjukkan sejumlah bukti berupa  peta koordinat patok bidang tanah dan fotonya, foto terbaru dari Google map dan foto drone dari tim Inafis Bareskrim yang diambil pada 2 Maret 2020.
 
Hema menegaskan lokasi berdiri mereka berada di salah satu patok sudut timur. Namun majelis hakim tidak bisa menerima sinkronisasi peta dan fisik tanah karena terhalang tembok beton.
 
"Obyek sengketa tidak bisa dimasuki dan tidak bisa dilihat," kata hakim Tugiyanto.
 
Pantauan di lokasi, memang terdapat sejumlah pekerja bangunan yang sedang merampungkan pembangunan sejumlah rumah kantor (rukan). Namun tembok beton setinggi sekitar tiga atau empat meter menghalangi pandangan dari area luar.
 
Sengketa Tanah Tonny Permana vs Ahmad Ghozali, Hakim Terhalang Masuk ke Lahan Obyek Perkara
Obyek sengketa tidak bisa dimasuki dan tidak bisa dilihat karena terhalang tembok beton setinggi empat meter (Foto:Medcom.id/M. Rodhi Aulia)
 
Salah satu saksi fakta dari kubu Tonny Permana, Lukman, memohon kepada hakim untuk mencari tempat yang lebih tinggi. Lukman bermaksud agar hakim bisa melihat langsung apa yang ada di balik tembok. Namun, hakim menolak. Ia hanya mau melihat berdasarkan tingginya secara fisik.
 
"Memangnya, saya burung," ucap hakim Tugiyanto, berkelakar.
 
Meski demikian, Hema mengaku puas dengan hasil pemeriksaan setempat atau kunjungan majelis hakim di lokasi obyek perkara. Pihaknya semakin yakin terjadi perbuatan melawan hukum terkait tanah di PIK 2.
 
"Hari ini kami sangat puas karena kami bisa menunjukkan kepada majelis. Dasar gugatan kami terbukti bahwa objek sudah berubah. Ada beton. Sudah terjadi pembongkaran atas bangunan sebelumnya. Patok kita sebelumnya sudah diratakan. Ini sudah berubah.  Ada yang menyerobot. Ini juga membingungkan. Sedang bersengketa, namun sudah ada pembangunan," ujar Hema.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif