Djoko Tjandra (rompi oranye) tiba di Bandara Halim Perdanakusuma/Media Indonesia/Fransisco Carolio.
Djoko Tjandra (rompi oranye) tiba di Bandara Halim Perdanakusuma/Media Indonesia/Fransisco Carolio.

Otto Hasibuan Bakal Temui Djoko Tjandra

Siti Yona Hukmana • 03 Agustus 2020 15:11
Jakarta: Pengacara, Otto Hasibuan bakal menemui narapidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra sore nanti. Kunjungan ini membicarakan penanganan kasus yang membelit Djoko Tjandra.
 
"Iya nanti bertemu sore. Kita akan tanya apa yang diinginkan, apa yang bisa kita bantu," kata Otto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.
 
Djoko Tjandra ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, sejak Jumat, 31 Juli 2020. Djoko ditahan di Rutan Salemba cabang Mabes Polri untuk keperluan pemeriksaan lanjutan kasus pembuatan surat jalan palsu, penerbitan surat bebas covid-19, dan dugaan aliran dana untuk Brigjen Prasetyo.

Djoko Tjandra ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis, 30 Juli 2020. Dia dijemput langsung Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.
 
Djoko Tjandra pernah ditahan Korps Adhyaksa pada 29 September 1999 hingga Agustus 2000. Namun dalam persidangan, hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutuskan Djoko bebas dari tuntutan.
 
Baca: Polri Diminta Bongkar Pihak Imigrasi yang Membantu Djoko Tjandra
 
Pengadilan menganggap kasus ini bukan perkara pidana, melainkan perdata. Kejaksaan mengajukan peninjauan kembali (PK) terhadap vonis Djoko ke Mahkamah Agung (MA) pada Oktober 2008. MA memvonis hukuman Djoko dua tahun penjara dan harus membayar Rp15 juta.
 
Uang milik Djoko di Bank Bali Rp546,166 miliar dirampas negara. Imigrasi juga mencegah Djoko. Namun, Djoko kabur dari Indonesia ke Port Moresby, Papua Nugini, pada 10 Juni 2009, sehari sebelum MA mengeluarkan putusan. Kejaksaan kemudian menetapkan Djoko sebagai buronan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan