Masa Penahanan Bupati Kebumen Diperpanjang

Juven Martua Sitompul 17 Mei 2018 17:01 WIB
suap bupati kebumen
Masa Penahanan Bupati Kebumen Diperpanjang
Bupati nonaktif Kebumen Mohammad Yahya Fuad - MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Kebumen Mohammad Yahya Fuad (MYF). Masa penahanan tersangka kasus dugaan suap atas sejumlah proyek di lingkungan Pemkab Kebumen ini diperpanjang selama 30 hari.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan untuk tersangka MYF," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

Perpanjangan masa penahanan orang nomor satu di Kebumen ini dimulai sejak 20 Mei sampai 18 Juni 2018. Masa penahanan diperpanjang demi kepentingan penyidikan.


KPK sebelumnya menetapkan Mohammad Yahya Fuad bersama Hojin Anshori (HA) sebagai tersangka dalam dua perkara. Selain keduanya, penyidik ikut menetapkan Komisaris PT KAK Khayub Muhamad Lutfi (KML) sebagai tersangka pemberi suap.

(Baca juga: Bupati Kebumen Disebut Terima Suap dari Tiap Proyek)

Yahya Fuad diduga menerima suap terkait sejumlah proyek di Kebumen. Terdapat sekitar Rp2,3 miliar fee sejumlah proyek yang dikumpulkan Khayub dari sejumlah kontraktor. Fee proyek itu diberikan Khayub kepada Yahya Fuad melalui Hojin.

Pada kasus suap, Yahya Fuad dan Hojin dijerat dengan Pasal 12 huruf B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan pada kasus gratifikasi, Yahya dan Hojin dijerat dengan Pasal 12 huruf B Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, Khayub selaku pihak pemberi gratifikasi dan suap dari pengadaan barang dan jasa APBD Kebumen itu dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 atau b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.‎





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id