Bupati Rita Banyak Punya Usaha, termasuk Salon
Rita Widyasari.
Jakarta: Bupati nonaktif Kutai Kartanegara Rita Widyasari tak hanya memiliki usaha kelapa sawit dan batubara. Rita mempunyai salon dan klinik kecantikan. 

Hal ini diakui Manager Salon dan Klinik, Yoli. Dia dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara Rita di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. 

Yoli mengaku diminta mengurus salon dan kecantikan milik Rita sejak usaha itu dibuka pada 2013. Permintaan itu datang dari orang dekat Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun alias Abun, Hany Kristianto. 


Mulanya, kata adik Hany itu, dia tak digaji. “Gaji saya awal, saya enggak terlalu ambil karena saya masukin barang juga di situ (di klinik). Akhir-akhir saya ambil gaji Rp6,5 juta. Kalau dengan dokter sistemnya bagi hasil,” ungkap Yoli di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 30 Mei 2018. 

Yoli mengaku dalama sebulan omzet salon dan klinik kecantikan itu mencapai Rp120 juta. Seluruh pendapatan diserahkan kepada Rita setelah dipotong gaji karyawan. 

(Baca juga: Abun Sempat Diminta Rp9 Miliar oleh Staf Rita)

Dia menyebut salon dan klinik Rita membayar pajak satu persen tiap bulan.

“Bayar pajak apa cuma satu persen?” tanya Jaksa tak percaya. 

Yoli menjawab, “Kemarin ada peraturan baru, pajak satu persen dari pendapatan kotor atau bruto.”

Rita sebelumnya didakwa menerima suap senilai Rp 6 miliar dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun alias Abun. Uang tersebut diduga merupakan imbalan terkait pemberian izin lokasi perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru kepada perusahaan Abun. 

(Mercy Widjaja)



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id