Sidang unlawful killing. Foto: Medcom.id/Aria Triyudha
Sidang unlawful killing. Foto: Medcom.id/Aria Triyudha

Polisi Pelaku Unlawful Killing Dituntut 6 Tahun Bui

Aria Triyudha • 22 Februari 2022 15:37
Jakarta: Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M. Yusmin Ohorella enam tahun penjara. Jaksa menilai dua polisi itu terbukti bersalah melakukan penembakan di luar hukum (unlawful killing) terhadap eks anggota Front Pembela Islam (FPI).
 
"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Menjatuhkan pidana terhadap dengan pidana penjara selama enam tahun dengan perintah terdakwa segera ditahan," kata JPU saat membacakan tuntutannya Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Pasar Minggu, Jaksel, Selasa, 22 Februari 2022.
 
Jaksa menyatakan tindakan kedua terdakwa tak menunjukkan azas legalitas dan proporsionalitas sebagai anggota polri. Keduanya dinilai menyalahgunakan senjata api. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan, hal yang dianggap meringankan tuntutan antara lain, tindakan kedua terdakwa sedang menjalankan tugas. Kemudian, dua terdakwa telah lama mengabdi sebagai polisi dan belum pernah melakukan tindakan tercela sebelumnya. 
 
Baca: 2 Terdakwa Positif Covid-19, Sidang Tuntutan Kasus Unlawful Killing Ditunda
 
Sidang digelar secara langsung dan virtual sejak pukul 10.30 WIB. Jaksa membacakan tuntutan kedua terdakwa secara virtual dari Kejaksaan Negeri Jaksel. Majelis hakim dan masing-masing dua perwakilan jaksa maupun terdakwa, hadir di ruang sidang.
 
Dalam surat dakwaan, Jaksa menilai Briptu Fikri dan Ipda Yusmin melanggar Pasal 338 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan dan Pasal 351 KUHP tentang Tindak Pidana Penganiayaan. JPU menyebut perbuatan kedua terdakwa mengakibatkan meninggalnya empat eks anggota FPI, M Luthfi Hakim, Akhmad Sofyan, M Reza, dan Muhammad Suci Khadafi Poetra.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif