Wamenkumham Edward Omar Sharief Hiariej. Metro TV
Wamenkumham Edward Omar Sharief Hiariej. Metro TV

Headline News

Alasan Pemidanaan Terhadap Dokter & Advokat Curang Dihapus dari RKUHP

MetroTV • 25 Mei 2022 23:45
Jakarta: Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) akan mengakomodasi 14 isu krusial. Namun, DPR dan pemerintah sepakat isu pemidanaan terhadap dokter dan advokat yang curang. 
 
Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharief Hiariej menjelaskan pemidanaan terhadap advokat dihapus lantaran undang-undang tidak boleh bersifat diskriminatif. Terdapat aparat hukum lain di Indonesia.
 
Jika hanya pada advokat, jerat untuk aparat hukum lain justru menjadi pertanyaan. "Mengapa hanya advokat?” ujar Wamenkumham Edward Omar Sharief Hiariej dalam tayangan Headline News di Metro TV pada Rabu, 25 Mei 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, aturan yang mempidanakan dokter dan dokter gigi juga dihapus. Pemerintah menilai hal itu sudah diatur dalam undang-undang yang membahas praktik kedokteran. 
 
Edward juga mengatakan ada beberapa pasal-pasal lain yang direformulasi untuk mencegah timbulnya multitafsir. Terkait dengan pengesahan RKUHP ini, DPR sudah menargetkan RKUHP akan disahkan sebelum masa persidangan kelima tahun sidang 2021/2022 yang berakhir 7 Juli 2022. (Leres Anbara)
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif