Anggota Komisi I DPR Fadli Zon. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
Anggota Komisi I DPR Fadli Zon. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah

Fadli Sebut Permenag Majelis Taklim Bentuk Islamofobia

Nasional Memagari Majelis Taklim
Fachri Audhia Hafiez • 03 Desember 2019 14:39
Jakarta: Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim dinilai bentuk islamofobia (ketakutan yang sangat berlebihan terhadap Islam). Padahal, muslim di Indonesia merupakan umat moderat.
 
"Jadi cara mereka mengambil keputusan ini terpapar islamofobia. Jangan sampai isu radikalisme, terorisme ini diungkit-ungkit justru akan merugikan kita sendiri," kata anggota Komisi I DPR Fadli Zon pada Medcom.id di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019.
 
Kerugian yang dimaksud Fadli ialah isu agama dapat berdampak pada iklim investasi. Investor dikhawatirkan pikir dua kali berinvestasi di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Isu-isu radikalisme dan terorisme semacam ini terus digembar-gemborkan seolah-oleh menjadi ancaman, ini harus dihentikan lah," ujar Fadli.
 
Fadli tak sependapat terbitnya aturan itu buat alasan pembinaan dan pendanaan. Hal itu dikhawatirkan menimbulkan resistensi di beberapa kalangan.
 
"Kalau pendanaan kan ada mekanismenya, kalau pembinaan enggak usah seperti itu," ujar Politikus Gerindra itu.
 
Menteri Agama Fachrul Razi menerbitkan Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 Tentang Majelis Taklim. Peraturan itu diterbitkan pada 13 November 2019. Pasal 6 ayat 1 PMA 29 Tahun 2019 itu menyebut majelis taklim wajib mendaftarkan diri ke Kementerian Agama.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif