Terdakwa kasus penghancuran barang bukti dugaan pengaturan skor Joko Driyono (kiri) menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari satgas antimafia bola di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal)
Terdakwa kasus penghancuran barang bukti dugaan pengaturan skor Joko Driyono (kiri) menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari satgas antimafia bola di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal)

Kuasa Hukum Sebut Dakwaan terhadap Jokdri Tak Terbukti

Nasional Pengaturan Skor Sepak Bola
Kautsar Widya Prabowo • 02 Juli 2019 14:38
Jakarta: Mantan pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri) yakin akan bebas dari jeratan hukum terkait penghilangan barang bukti dalam kasus pengaturan skor di sejumlah pertandingan sepak bola.
 
"Dakwaan jaksa sejauh ini belum ada yang bisa dibuktikan secara sah dan menyakinkan," ujar kuasa hukum Jokdri, Mustofa Abidin, di Jakarta, Selasa, 2 Juli 2019.
 
Kendati demikian, Mustofa menilai jaksa penuntut umum (JPU) tetap akan menyatakan Jokdri terbukti bersalah berdasarkan perkembangan dalam persidangan. Namun hal itu tak jadi soal. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sudah pasti. Posisi jaksa kan pasti menyatakan terdakwa bersalah dan dakwaannya terbukti. (Tidak masalah)," tuturnya.
 
Baca juga: Fakta Baru Terungkap di Persidangan Joko Driyono
 
Jokdri sebelumnya didakwa dengan dakwaan sekunder, yakni dengan sengaja menghancurkan, merusak, membikin tidak dapat dipakai, menghilangkan barang-barang yang digunakan untuk meyakinkan atau membuktikan sesuatu di muka penguasa yang berwenang.
 
Akibat perbuatannya, Jokdri didakwa melanggar Pasal 363 ayat 1 ke-3 dan ke-4 KUHP, Pasal 235 juncto Pasal 231, Pasal 55 (1) ke-1 KUHP, Pasal 235 juncto Pasal 233 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Jokdri juga didakwa bersama-sama melakukan tindak pidana dengan Muhamad Mardani Morgot alias Dani dan Mus Muliadi (terdakwa yang diajukan dalam penuntutan terpisah). Ia didakwa mengambil barang, yaitu berupa DVR Server CCTV dan satu unit laptop merek HP Notebook 13 warna silver, yang sebagian atau seluruhnya dalam penguasaan penyidik Satgas Antimafia Bola.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif