Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Polri Gandeng Kepolisian London Ungkap Teror Pimpinan KPK

Nasional Teror Bom untuk Pimpinan KPK
Dian Ihsan Siregar • 21 Januari 2019 18:57
Jakarta: Mabes Polri menggandeng kepolisian London, Inggris, untuk mempelajari rekaman kamera pemantau di rumah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo dan Laode M Syarief. Langkah itu demi mengusut tuntas siapa aktor utama yang meneror kedua pejabat KPK.
 
"Kami analisa VDR-nya (rekaman CCTV) ini sampai kirim ke London. Kami berkerja sama dengan inafis di kepolisian metropolitan di London," ucap Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 21 Januari 2019.
 
Dari hasil analisis kepolisian London, dia mengaku, ada perbedaan antara rekaman CCTV yang bergerak dan saat diam. Sehingga harus ada ketelitian ekstra dalam memeriksa CCTV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Tukang Bubur Jadi Pintu Masuk Ungkap Teror Bom
 
Sebelumnya, kata dia, tim Inafis dan Forensik Polri juga telah memeriksa VDR CCTV tersebut. Namun resolusinya kurang, maka rekaman harus dikirim ke London.
 
"VDR-nya ini standar di Indonesia ada klasifikasinya. Standar digital, kameranya tingkat resolusinya sangat standar. Makanya kembali coba ulang kirim video ke London," jelas dia.
 
Dia menerangkan, pengiriman video ke London karena ada petunjuk yang ditemukan sebelum kejadian terjadi. Yakni, dalam satu bulan ada mobil dan orang yang berlalu lalang di depan rumah.
 
"Ada satu kendaraan dalam satu bulan, sebelum kejadian juga ada dua orang yang mondar-mandir. Pada saat mondar-mandir, nomor polisi pecah, jadi harus sabar dan teliti," tutup dia.
 
Baca:Sidik Jari pada Molotov di Rumah Laode Diidentifikasi
 

 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi