Eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy (Romi) - ANT/Reno Esnir
Eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy (Romi) - ANT/Reno Esnir

Romahurmuziy Menuding KPK Hilangkan Peran Khofifah

Nasional jual beli jabatan pns OTT Romahurmuziy
Fachri Audhia Hafiez • 23 September 2019 17:05
Jakarta: Terdakwa kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), Romahurmuziy (Romi), menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghilangkan peran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Ketua Umum PP Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (NU) Asep Saifuddin Halim dalam dakwaannya. Padahal, keduanya andil dalam pengangkatan pejabat di lingkungan Kemenag.
 
"Keduanya jelas dihadirkan di dalam persidangan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Haris Hasanuddin, dan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi. Jelas mereka mengusulkan Haris kepada saya dengan sejumlah pertimbangan," kata Romi saat membacakan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 23 September 2019.
 
Romi menyebut Khofifah yang mengusulkan Haris untuk menjadi kakanwil Kemenag Jawa Timur. Karena mertua Haris, Roziki, merupakan ketua tim pemenangan Khofifah dalam Pilkada Jawa Timur 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Asep dinilai punya kepentingan dalam penempatan kepala dan guru madrasah di kawasan Jawa Timur. Bahkan, dia mengaku berulang kali didesak oleh Asep untuk menjadikan Haris sebagai kakanwil Kemenag Jawa Timur.
 
"Sampai-sampai beliau menyempatkan diri menelpon saya langsung dari Tanah Suci Makkah di tengah-tengah melaksanakan umrah tasyakuran bersama Khofifah dan rombongan atas kemenangan di Pilkada Jawa Timur 2018," ujar Romi.
 
Keterangan Romi bertentangan dengan jawaban Khofifah yang hadir pada persidangan Rabu, 3 Juli 2019. Khofifah hadir sebagai saksi untuk terdakwa Haris dan Muafaq.
 
Saat itu, Khofifah mengaku tidak pernah merekomendasikan Haris untuk menduduki posisi kepala kakanwil Kemenag Jawa Timur.
 
Khofifah mengaku sempat berkomunikasi dengan Romi melalui WhatsApp. Romi justru mengundang Khofifah untuk hadir dalam kampanye di Jawa Timur, pada Rabu, 10 April 2019.
 
Khofifah pun mengatakan bakal berusaha datang di kampanye Romi. Setelah membahas undangan, Khofifah bertanya kepada Romi soal Haris yang tidak kunjung dilantik. Padahal, kata Khofifah, Haris sudah lolos nominasi kakanwil Kemenag Jawa Timur.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif