Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Awi Setiyono. Antara
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Awi Setiyono. Antara

Polisi Buka Peluang Rangkul Kejagung Usut Kasus Maria Pauline

Nasional kasus pembobolan dana Maria Pauline Lumowa
Siti Yona Hukmana • 14 Juli 2020 11:39
Jakarta : Kepolisian tengah menyelidiki kasus pembobolan kas BNI yang dilakukan Maria Pauline Lumowa. Korps Bhayangkara membuka peluang merangkul Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengusut kasus ini.
 
"Selama penyidik memiliki kemampuan untuk mengaudit kegiatan tersebut tentunya akan dilakukan, namun jika diperlukan bantuan dengan Kejagung maka akan dikoordinasikan," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020.
 
Salah satu penyelidikan yang dilakukan polisi yakni terkait pencucian uang. Teranyar, Maria juga dijerat Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebelumnya sudah disampaikan oleh Kabareskrim (Komjen Listyo Sigit Prabowo) bahwa akan dilakukan penyelidikan terhadap uang sejumlah Rp1,2 triliun kredit dari BNI tersebut," ungkap Awi.
 
Dari total kerugian negara, polisi baru menyita aset Maria senilai Rp132 miliar. Penyitaan aset dilakukan selama Maria kabur ke luar negeri.
 
Baca: 11 Saksi Diperiksa untuk Kasus Maria Pauline Lumowa
 
Maria merupakan salah satu tersangka pembobol BNI melalui L/C fiktif yang terjadi pada 2003. Negara dirugikan Rp1,7 triliun atas perbuatannya.
 
Setelah 17 tahun buron, Maria akan menghadapi proses hukum atas dugaan pelanggaran terhadap Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang Nomor 25 tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ancaman hukumannya maksimal pidana penjara seumur hidup.
 

(AZF)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif