Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Wali Kota Ambon Pasrah Ditangkap KPK

Nasional KPK Kasus Suap kasus korupsi Penegakan Hukum Pemberantasan Korupsi
Fachri Audhia Hafiez • 13 Mei 2022 18:53
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy karena diduga terlibat kasus dugaan suap pemberian izin pembangunan cabang retail di Ambon. Dia pasrah dibawa petugas ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
 
"Sebagai warga negara yang baik, saya harus memberikan apresiasi dan dukungan kepada penegakan hukum oleh KPK," kata Richard sesaat sebelum memasuki Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Mei 2022.
 
Pantauan Medcom.id, Richard tiba pukul 18.02 WIB, Jumat, 13 Mei 2022. Dia mengenakan pakaian lengan panjang, celana panjang hitam, dan memakai topi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: KPK Jemput Paksa Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy
 
Richard membantah bahwa ada upaya penjemputan paksa oleh penyidik KPK karena disebut tak kooperatif. Dia mengaku habis menjalani operasi pada jari kakinya.
 
Sebelumnya, KPK menyatakan telah menjemput paksa Richard. Upaya ini dilakukan karena dia tak kooperatif saat akan dilakukan pemeriksaan.
 
"Kami menilai bahwa salah satu tersangka tersebut tidak kooperatif. Sehingga, tim penyidik KPK hari ini masih dalam proses penjemputan paksa para pihak utamanya satu orang," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri.
 
KPK membuka penyidikan baru terkait dugaan suap pemberian izin pembangunan cabang retail di Ambon pada 2020. Sejumlah saksi sudah dijadwalkan penyidik untuk dimintai keterangan terkait kasus ini.
 
Richard diduga terlibat kasus tersebut. Namun, KPK akan mengurai secara lengkap pihak-pihak yang terlibat perkara tersebut melalui konferensi pers.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif