Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal

Polri Deteksi Dini Aksi Boikot Produk Prancis Tak Sejalan Hukum

Nasional prancis Kartun Nabi Muhammad Emmanuel Macron
Siti Yona Hukmana • 04 November 2020 18:35
Jakarta: Mabes Polri merespons rencana pemboikotan produk Prancis oleh organisasi masyarakat (ormas) Islam di beberapa daerah di Indonesia. Polisi akan menindak aksi kecaman terahadap pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang melanggar hukum.
 
"Pimpinan Polri sudah memerintahkan kepada jajaran, khususnya Intelijen maupun Bareskrim untuk melakukan deteksi dini dan deteksi aksi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 4 November 2020.
 
Pendeteksian dilakukan secara langsung dan daring di media sosial. Polisi akan menindak masyarakat yang melakukan pemboikotan di luar koridor hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau perlu kami siapkan cadangan kekuatan untuk ditempatkan di tempat strategis untuk memantau," ujar Awi.
 
Baca: Reaksi Boikot Produk Prancis Bisa Menjalar ke Indonesia
 
Pimpinan Polri juga menginstruksikan jajarannya untuk mendekati tokoh agama dan tokoh masyarakat. Guna berkoordinasi mengantisipasi hal buruk.
 
"(Pelanggaran) seperti main hakim sendiri. Itu yang kita sama-sama sedang berkoordinasi," ucap jenderal bintang satu itu.
 
Seruan boikot disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wakil Ketua Umum MUI KH Muhyiddin Junaidi mendesak pemerintah Indonesia melakukan tekanan dan peringatan keras kepada pemerintah Prancis.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif