medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo menunjuk Johan Budi Sapto Prabowo menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keputusan itu seperti mewujudkan cita-cita Johan beberapa waktu lalu.
Johan bukan orang baru di lembaga antikorupsi itu. Johan menjabat Juru Bicara KPK sejak 2006. Bekas wartawan Tempo itu pernah merangkap sebagai juru bicara dan direktur pendidikan dan pelayanan masyarakat KPK pada 2008-2009. Pada 2009, Johan kemudian menjadi Kepala Biro Humas KPK.
Pada Oktober 2014, Johan Budi mengajukan lamaran untuk mengisi jabatan direktur pencegahan yang kosong karena pejabat sebelumnya menjadi salah satu deputi di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Pada 2011, alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia itu sempat ikut seleksi calon pimpinan KPK. Johan mengaku ingin turut serta memberantas kasus-kasus korupsi.
"Ini kan salah satu niat kita memberantas korupsi dengan cara mendaftar dan berpartisipasi. Dan ini juga, buat siapa saja yang bersuara keras terhadap KPK, ya daftar saja," ujar Johan saat itu.
Saat itu, Johan Budi harus bersaing di antaranya dengan Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah, Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja, Abdulah Hehamahua, Bambang Widjojanto, Yunus Husein, dan Adnan Pandu Pradja.
Hasil seleksi mengejutkan, Johan Budi, Chandra, dan Ade tidak lulus seleksi. Banyak faktor yang menyebabkan Johan tersingkir dari persaingan, seperti rekam jejak dan masukan dari masyarakat.
Beberapa waktu lalu, Indonesian Corruption Watch mendukung Johan mendaftarkan diri menjadi calon pimpinan KPK menggantikan Busyro Muqoddas.
"Saya pikir Johan Budi SP layak ikut dalam proses seleksi pimpinan KPK," kata Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW, Emerson Yuntho.
Dia menilai Johan sudah menyatu dan memahami cara kerja di KPK. "Johan sudah in charge, chemistry-nya sudah kena. Ini menghambat calon buruk masuk KPK," terangnya.
Profil Johan Budi:
Nama: Johan Budi SP
Tanggal lahir: 29 Januari 1967
Riwayat pendidikan:
Fakultas Teknik Universitas Indonesia
Karir:
Deputi Bidang Pencegahan KPK (2014–sekarang)
Juru Bicara KPK (sejak 2006)
Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK (2008-2009)
Kepala Biro Humas KPK (2009)
Wartawan Forum dan Tempo
Penghargaan:
Golden Speaker Award oleh Pendiri Rakyat Merdeka Group.
medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo menunjuk Johan Budi Sapto Prabowo menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keputusan itu seperti mewujudkan cita-cita Johan beberapa waktu lalu.
Johan bukan orang baru di lembaga antikorupsi itu. Johan menjabat Juru Bicara KPK sejak 2006. Bekas wartawan Tempo itu pernah merangkap sebagai juru bicara dan direktur pendidikan dan pelayanan masyarakat KPK pada 2008-2009. Pada 2009, Johan kemudian menjadi Kepala Biro Humas KPK.
Pada Oktober 2014, Johan Budi mengajukan lamaran untuk mengisi jabatan direktur pencegahan yang kosong karena pejabat sebelumnya menjadi salah satu deputi di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Pada 2011, alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia itu sempat ikut seleksi calon pimpinan KPK. Johan mengaku ingin turut serta memberantas kasus-kasus korupsi.
"Ini kan salah satu niat kita memberantas korupsi dengan cara mendaftar dan berpartisipasi. Dan ini juga, buat siapa saja yang bersuara keras terhadap KPK, ya daftar saja," ujar Johan saat itu.
Saat itu, Johan Budi harus bersaing di antaranya dengan Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah, Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja, Abdulah Hehamahua, Bambang Widjojanto, Yunus Husein, dan Adnan Pandu Pradja.
Hasil seleksi mengejutkan, Johan Budi, Chandra, dan Ade tidak lulus seleksi. Banyak faktor yang menyebabkan Johan tersingkir dari persaingan, seperti rekam jejak dan masukan dari masyarakat.
Beberapa waktu lalu, Indonesian Corruption Watch mendukung Johan mendaftarkan diri menjadi calon pimpinan KPK menggantikan Busyro Muqoddas.
"Saya pikir Johan Budi SP layak ikut dalam proses seleksi pimpinan KPK," kata Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW, Emerson Yuntho.
Dia menilai Johan sudah menyatu dan memahami cara kerja di KPK. "Johan sudah
in charge,
chemistry-nya sudah kena. Ini menghambat calon buruk masuk KPK," terangnya.
Profil Johan Budi:
Nama: Johan Budi SP
Tanggal lahir: 29 Januari 1967
Riwayat pendidikan:
Fakultas Teknik Universitas Indonesia
Karir:
Deputi Bidang Pencegahan KPK (2014–sekarang)
Juru Bicara KPK (sejak 2006)
Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK (2008-2009)
Kepala Biro Humas KPK (2009)
Wartawan Forum dan Tempo
Penghargaan:
Golden Speaker Award oleh Pendiri Rakyat Merdeka Group.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)