Beberapa benda cagar budaya yang ditemukan di lereng Kelud Kediri (Foto / Istimewa)
Beberapa benda cagar budaya yang ditemukan di lereng Kelud Kediri (Foto / Istimewa)

Bajak Sawah, Warga Kediri Temukan Aneka Benda Cagar Budaya

Clicks.id • 12 Januari 2022 10:13
Kediri: Masyarakat Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menemukan sejumlah benda yang diduga cagar budaya. Di antaranya, lingga dan yoni, batu segi empat, dan segi delapan, batu bata besar, mangkok serta pripih atau kotak penyimpanan abu jenazah.
 
"Banyak yang ditemukan oleh warga. Bebatuan berukir. Bahkan, ada sebuah Arca Ganesha dengan bagian sambing berupa bunga wijayakusuma. Kalau melihat model batunya, seperti sebuah candi," kata Perangkat Desa Besowo Wibowo, Selasa, 11 Januari 2022.
 
Beraneka jenis benda kuno ini ditemukan oleh warga setempat saat menggali tanah di sawah. Mereka menemukan benda-benda tersebut tertimbun tanah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sudah dilaporkan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kemudian ke BPCB Mojokerto, Jawa Timur, dan Puslit. Kemarin sudah ada petugas dan Disparbud yang datang untuk melihat. Nantinya akan ada registrasi," terang Wibowo.
 
Berdasarkan hasil pengamatan sementara Disbudpar yang disampaikan kepada pihak desa, benda-benda tersebut diyakini peninggalan zaman kerajaan. 
 
Baca juga: Sejumlah Wilayah di Kalsel Kembali Dilanda Banjir
 
"Kalau dilihat dari batunya kasar, itu sebelum era Majapahit. Mungkin pada zaman Kerajaan Singasari. Batu batanya besar dan mudah pecah," jelasnya.
 
Benda diduga cagar budaya tersebut saat ini dikumpulkan pada sebuah tempat. Sementara sebagian berada di rumah-rumah warga. 
 
Selain di kawasan pemukiman, warga juga menemukan benda-benda serupa di tepi jurang yang terpaut jarak sekitar 2 kilometer dari perkampungan. Benda tersebut berbentuk batu lumpang dan arca.
 
Terpisah, Kasi Museum dan Purbakala Disparbud Kabupaten Kediri Eko Priatno telah melakukan pengamatan secara langsung, serta membuat surat kepada instasi di atasnya.
 
"Kami sudah menyurati Provinsi Jawa Timur, dalam hal ini BPCB. Untuk langkah selanjutnya kami menunggu arahan," kata Eko Priatno.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif