Sebelas Bangkai Hiu Ditemukan di Raja Ampat

Antara 23 November 2018 10:25 WIB
satwa dilindungi
Sebelas Bangkai Hiu Ditemukan di Raja Ampat
Warga menemukan anak ikan hiu putih ketika berwisata ke Pasir Timbul di Raja Ampat, 30 Juli 2016, MI - Rommy Pujianto
Waisai: Sebelas bangkai hiu terapung di sebuah rakit di perairan Kepulauan Pam Waigeo Barat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Bangkai hiu menebarkan aroma tak sedap dan kulit serta sirip mamalia laut itu sudah mengelupas.

Pemandu wisata anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia Raja Ampat, Mecu Saleo, menemukan hiu-hiu mati itu pada Kamis, 22 November 2018. Saat itu, ia tengah mengikuti kegiatan bersama teman-temannya di perairan Kepulauan Pam.

"Saya melintasi perairan dengan kapal kecil, tepatnya di Tanjung Piaynemo. Saya curiga dua rakit kecil terapung tapi tidak ada orangnya. Saya penasaran lalu mendekat. Saya melihat sebelas bangkai hiu di atas rakit," ungkap Mecu Saleo di Waisai, Raja Ampat, Jumat, 23 November 2018.


Ia lalu mengambil gambar ikan-ikan itu dengan kameranya. Ia lalu melaporkan penemuan itu ke pihak berwenang. Setelah itu, ia menenggelamkan bangkai ikan, Mecu Saleo membawa rakit ke daratan.

Mecu Saleo mengatakan hanya tersisa daging dan kulit pada bangkai ikan. Sedangkan siripnya terlepas seolah diambil. Ia memperkirakan ikan-ikan itu mati sejak tiga hari lalu.

Mecu Saleo berharap temuan itu membuat pemerintah mengetatkan pengawasan di sekitar Kepulauan Pam. Sebab, anak-anak hiu menjadi salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Raja Ampat.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id