Pacitan: Pandemi covid-19 menyebabkan banyaknya rencana pembangunan infrastruktur daerah dua tahun terakhir ini menjadi terhambat. Selain itu sejumlah anggaran dialihkan untuk penanganan pandemi.
Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, mengatakan walau masih dalam keterbatasan, kondisi saat ini lebih kondusif untuk melanjutkan kembali pembangunan daerah. Ibas sapaan akrabnya ini ingin agar pembangunan infrastruktur dilanjutkan.
“Kita ingin penanganan covid-19 dan dampaknya segera teratasi. Kita ingin pembangunan infrastruktur juga kembali berjalan berkelanjutan,” kata Ibas saat penyerahan bantuan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW), Sabtu, 16 Oktober 2021.
Ibas juga mengingatkan pentingnya pembangunan prioritas, sehingga anggaran tidak terkuras habis akibat utang yang jumlahnya fantastis. Selain itu juga harus menjaga keberlanjutan fiskal antargenerasi.
“Kita tidak ingin tertinggal tapi kita juga tidak ingin anggaran negara terkuras habis akibat hutang yang terlalu jor-joran hanya untuk pembangunan infrastruktur saja.”
“Mengapa? Kita tidak ingin ‘besar pasak daripada tiang’ dan terpenting adalah kita harus menjaga keberlanjutan keuangan (fiskal) antargenerasi ke depan,” tambahnya.
Baca: Demokrat Siapkan AHY Sebagai Capres 2024
Oleh karena itu, Ibas berharap setiap pembangunan infrastruktur wilayah, khususnya Dapil VII Jawa Timur, berjalan sesuai prioritas. Menciptakan akses yang dapat mendorong mudahnya arus lalu lintas, perdagangan, serta memberikan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Ibas menyerahkan total sembilan bantuan PISEW secara serentak di tiga daerah, yaitu Kabupaten Pacitan, Magetan, dan Ngawi, Jawa Timur. Bantuan sebagai komitmen dan kepedulian dirinya mengawal pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Ibas berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat untuk memulihkan kehidupan dan membantu masyarakat kembali beraktivitas. “Semoga ini dapat memudahkan anak-anak kita dalam menempuh kegiatan belajar mengajar kembali. Memudahkan ibu kita melakukan aktivitas perdagangan, dan memudahkan bapak kita bekerja lintas wilayah,” ujarnya.
Pacitan: Pandemi covid-19 menyebabkan banyaknya rencana pembangunan infrastruktur daerah dua tahun terakhir ini menjadi terhambat. Selain itu sejumlah anggaran dialihkan untuk penanganan pandemi.
Ketua Fraksi
Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, mengatakan walau masih dalam keterbatasan, kondisi saat ini lebih kondusif untuk melanjutkan kembali pembangunan daerah. Ibas sapaan akrabnya ini ingin agar pembangunan infrastruktur dilanjutkan.
“Kita ingin penanganan covid-19 dan dampaknya segera teratasi. Kita ingin pembangunan infrastruktur juga kembali berjalan berkelanjutan,” kata Ibas saat penyerahan bantuan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW), Sabtu, 16 Oktober 2021.
Ibas juga mengingatkan pentingnya pembangunan prioritas, sehingga anggaran tidak terkuras habis akibat utang yang jumlahnya fantastis. Selain itu juga harus menjaga keberlanjutan fiskal antargenerasi.
“Kita tidak ingin tertinggal tapi kita juga tidak ingin anggaran negara terkuras habis akibat hutang yang terlalu jor-joran hanya untuk pembangunan infrastruktur saja.”
“Mengapa? Kita tidak ingin ‘besar pasak daripada tiang’ dan terpenting adalah kita harus menjaga keberlanjutan keuangan (fiskal) antargenerasi ke depan,” tambahnya.
Baca:
Demokrat Siapkan AHY Sebagai Capres 2024
Oleh karena itu, Ibas berharap setiap pembangunan infrastruktur wilayah, khususnya Dapil VII Jawa Timur, berjalan sesuai prioritas. Menciptakan akses yang dapat mendorong mudahnya arus lalu lintas, perdagangan, serta memberikan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Ibas menyerahkan total sembilan bantuan PISEW secara serentak di tiga daerah, yaitu Kabupaten Pacitan, Magetan, dan Ngawi, Jawa Timur. Bantuan sebagai komitmen dan kepedulian dirinya mengawal pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Ibas berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat untuk memulihkan kehidupan dan membantu masyarakat kembali beraktivitas. “Semoga ini dapat memudahkan anak-anak kita dalam menempuh kegiatan belajar mengajar kembali. Memudahkan ibu kita melakukan aktivitas perdagangan, dan memudahkan bapak kita bekerja lintas wilayah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)