Ilustrasi alat deteksi tsunami. Foto: Antara/Andika Wahyu
Ilustrasi alat deteksi tsunami. Foto: Antara/Andika Wahyu

8 Alat Deteksi Dini Tsunami di Kulon Progo Rusak

Ahmad Mustaqim • 20 November 2021 13:16
Kulon Progo: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan delapan alat peringatan dini atau early warning system (EWS) ancaman tsunami dalam kondisi rusak. Semua alat itu masih terpasang dan rusak sudah beberapa bulan lalu. 
 
"Semua (EWS) tsunami rusak. Kira-kira rusak sudah sekitar satu tahun," kata Kepala Pelakaana BPBD Kulon Progo, Joko Satyo Agus Nahrowi dihubungi, Sabtu, 20 November 2021. 
 
Joko mengatakan, EWS tsunami terpasang di sepanjang kawasan pantai di Kulon Progo. Ia menyebut satu alat hidup namun bermasalah pada pengiriman data. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Satu EWS berfungsi tapi tidak terkoneksi untuk mengirim data ke Pusdalops (Pusat Pengendalian dan Operasional) BPBD (Kulon Progo). Ini yang ada pintu masuk wisata (Pantai) Glagah," kata dia. 
 
Baca: Longsor di Jalur Wisata Waduk Wonorejo, Puluhan Kendaraan Terjebak
 
Joko mengatakan lembaganya sudah mengusulkan perbaikan alat ke BPBD DIY. Menurut dia, pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sudah berkomunikasi untuk perbaikan EWS tsunami itu. 
 
"Rusaknya parah, ada yang sudah lepas. Kami gak tahu pasti (kondisi alat sekarang)," ujar Joko. 
 
Ia belum tahu kapan alat itu kembali berfungsi. Pihaknya menyatakan berupaya memperbaiki alat tersebut secepat mungkin. 
 
"Kalau ada potensi taunami bisa ada peringatan dini. Kami juga punya program kerja sama dengan lembaga lain, penanaman pohon sebagai greenbelt di sebelah bandara," ucapnya. 
 
Sebagai informasi, kawasan persisir pantai selatan Kulon Progo memiliki kerawanan bencana tsunami. Ketinggian gelombang apabila terjadi tsunami bisa mencapai maksimal 12 meter. Gelombang itu juga bisa jadi ancaman bandara internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, Kulon Progo. Tak hanya ancaman tsunami, gempa bumi juga jadi ancaman di wilayah itu. Namun, pihak bandara YIA pernah menyebut struktur bangunan YIA tahan gempa hingga magnitudo 8,8. 
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif