Wisatawan bermain pasir di Pantai Kukup, Gunung Kidul. (Foto: ANTARA/Sutarmi)
Wisatawan bermain pasir di Pantai Kukup, Gunung Kidul. (Foto: ANTARA/Sutarmi)

Pantai Baron-Kukup Gunung Kidul Mulai Ramai Wisatawan

Antara • 24 Juni 2020 21:52
Gunung Kidul: Sejumlah wisatawan mulai memadati Pantai Baron dan Pantai Kukup di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Wisata bahari itu tengah diuji coba hari pertama operasional, setelah ditutup sejak Maret 2020.
 
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukomono, mengatakan wisatawan mulai berdatangan sejak pagi.
 
"Animo masyarakat berwisata ke Pantai Baron dan Pantai Kukup cukup tinggi. Pada tahap uji coba ini, kami akan mengevaluasinya sebagai bahan pertimbangan pembukaan objek wisata yang lainnya," kata Harry, Rabu, 24 Juni 2020.

Ia mengatakan petugas retribusi dan pelaku wisata memberlakukan standar operasional pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 dari objek wisata.
 
Baca juga: 12 Hari Kabupaten Cirebon Nihil Kasus Baru Korona
 
Selain membayar retribusi, para wisatawan diwajibkan melakukan pengecekan suhu, bermasker, hingga dimintai identitas serta kontak yang bisa dihubungi. Wisatawan dengan suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat celsius, tidak diperkenankan masuk dan diminta berisitirahat dulu.
 
"Selama masa uji coba, rombongan yang menggunakan bus tidak diperkenankan masuk. Tiap rombongan dibatasi maksimal hanya 10 orang," tegasnya.
 
Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Baron Gunung Kidul Surisdiyanto mengatakan, masih ada sejumlah wisatawan yang tidak mengenakan masker.
 
"Mereka yang tidak pakai masker, kami dekati dan berikan imbauan agar menggunakan masker selama beraktivitas," imbuh dia.
 
Ia mengatakan pada tahap uji coba ini, Dispar Gunung Kidul menetapkan jumlah kunjungan maksimal 7.000 orang untuk Baron dan Kukup. Angka ini didasarkan pada asumsi protokol jaga jarak, yakni setiap pengunjung diberi ruang sebesar dua meter persegi.
 
"Untuk itu, petugas SAR pun berjaga dan berpatroli untuk memantau wisatawan," jelasnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>