Sejumlah warga menyaksikan badan jalan yang longsor di Desa Sugihan, Pulung, Ponorogo, Jatim, Kamis (20/11/2014). ANT/Fikri Yusuf
Sejumlah warga menyaksikan badan jalan yang longsor di Desa Sugihan, Pulung, Ponorogo, Jatim, Kamis (20/11/2014). ANT/Fikri Yusuf

Tanah Bergerak Bikin Was-was Warga Kebumen

Liliek Dharmawan • 02 Desember 2014 15:22
medcom.id, Kebumen: Hujan deras yang mengguyur kemarin mengakibatkan tanah bergerak di Desa Telomoyo dan Blater, Kecamatan Poncowarno, Kebumen, Jawa Tengah. Tanah bergerak tersebut mengancam sembilan rumah.
 
Kepala Dusun I Desa Telomoyo, Sumyadi, mengatakan hujan deras yang terjadi memicu tergerusnya tebing di tebing di dekat permukiman warga. Warga kian was-was jika hujan kembali mengguyur kawasan itu.
 
"Tebing-tebing di desa ini tergerus air hujan yang deras. Bahkan ada satu rumah warga yang berbahaya karena berada di atas tebing. Kami mengimbau kepada warga, terutama sembilan keluarga di sini untuk waspada terutama kalau hujan deras turun," kata Sumyadi, Selasa (2/12/2014).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Kebumen, Muhyidin, mengatakan, daerah-daerah pegunungan sebelah utara di Kebumen rawan longsor dan tanah bergerak. Waga diimbau untuk waspada.
 
"Kami telah mensosialisasikan kepada warga untuk waspada, terutama jika hujan deras turun. Selain itu, warga yang rumahnya memang berbahaya, lebih baik mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman," kata dia.
 
Muhyidin juga mengungkapkan, sebelumnya bencana longsor dan banjir telah terjadi di Kecamatan Alian dan Karangsambung. Jumlah kerugian materi mencapai Rp5 miliar.
 
"Kerugian terdiri dari kerusakan rumah, rusaknya infrastruktur dan kerugian sosial ekonomi," kata dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>