Terpidana kasus korupsi mantan Gubernur Riau Annas Maamun. Foto: ANT/Agus Bebeng
Terpidana kasus korupsi mantan Gubernur Riau Annas Maamun. Foto: ANT/Agus Bebeng

Annas Maamun Bebas Tahun Depan

Nasional suap gubernur riau grasi Diskon Hukuman Koruptor
P Aditya Prakasa • 27 November 2019 15:37
Bandung: Mantan Gubernur Riau Annas Mamun mendapatkan grasi atau pengurangan hukuman dari Presiden Joko Widodo. Annas akan dibebaskan dari penjara pada Oktober 2020.
 
Kepala Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat, Abdul Karim, mengatakan, pengabulan grasi dilatarbelakangi alasan kemanusiaan. Annas diketahui menderita sejumlah penyakit di usia lanjut.
 
"Alasan permohonan (di antaranya) karena usia 78 tahun, sudah mulai renta, kesehatan sudah mulai menurun dan mengidap berbagai penyakit sesuai keterangan dokter," kata Karim, Rabu, 27 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah penyakit yang diderita Annas yakni penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dispepsia sindrom atau depresi, gastritis, hernia, dan sesak napas. Annas juga memerlukan oksigen dan alat bantu napas setiap hari.
 
Karim menambahkan, permohonan grasi diajukan langsung oleh Annas Mamun kepada Presiden Jokowi sejak 16 April 2019. Lapas Sukamiskin hanya membantu membuat surat pengantar.
 
"Yang bersangkutan seharusnya keluar 3 Oktober 2021. Karena mendapat grasi dikurangi satu tahun jadi (bebas) 3 Oktober 2020," jelas Karim.
 
Terpidana Annas Maamun mendapat grasi dari Presiden berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23/G Tahun 2019 tentang Pemberian Grasi, tertanggal 25 Oktober 2019.
 
Pada 2015, Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi Bandung menjatuhkan vonis enam tahun penjara kepada Annas karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus suap alih fungsi kawasan hutan senilai Rp5 miliar di Riau. Pada 2018, Annas mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Namun, kasasi ditolak dan MA memperberat hukuman Annas menjadi tujuh tahun penjara.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif