Aksi warga menolak kedatangan Presiden Jokowo yang hendak meresmikan pembangunan smelter milik PT Bintang Delapan Mineral di Morowali, Ant - Basri Marzuki
Aksi warga menolak kedatangan Presiden Jokowo yang hendak meresmikan pembangunan smelter milik PT Bintang Delapan Mineral di Morowali, Ant - Basri Marzuki

Tambang Nikel PT BDM Morowali Dinilai Ancam Hidup Petani

subandi • 23 Januari 2016 22:48
medcom.id, Palu: Perusahaan tambang nikel PT Bintang Delapan Mineral (BDM) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dinilai mengancam hidup petani di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Hal ini disampaikan perwakilan Front Penyelamat dan Kedaulatan Rakyat (FPKR) Sulawesi Tengah, Etal Douw.
 
"PT BDM  telah melakukan pembabatan hutan dan penyempitan badan sungai dengan kepentingan ekstraksi biji nikel. Perusahaan ini merupakan salah satu contoh bagaimana kehancuran lingkungan terjadi dan mengancam keberlangsungan hidup petani setempat," kata Etal Douw di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (23/4/2015).
 
Dampak ekstraksi nikel PT BDM ini di antaranya banjir bandang beserta lumpur yang menimbun sawah dan pemukiman warga Bahodopi, pada 4 Agustus 2010 lalu. Saat itu, ada 197 kepala keluarga kehilangan mata pencarian karena lahan sawah dan kebun tidak dapat diolah.

Selain itu, kata Etal, pembangunan jalan masuk ke area penambangan (hauling road) di dekat pemukiman warga di Desa Bahomakmur, menyebabkan debu di musim panas. Akibatnya, banyak warga menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TTD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>