Joni Kala,  siswa SMP Negeri I Silawan, diminta menjadi Wakil Inspektur Upacara Bendera di pos perbatasan Motaain Belu, Nusa Tenggara Timur usai aksi heroiknya. Istimewa
Joni Kala, siswa SMP Negeri I Silawan, diminta menjadi Wakil Inspektur Upacara Bendera di pos perbatasan Motaain Belu, Nusa Tenggara Timur usai aksi heroiknya. Istimewa

Aksi Heroik Siswa SMP NTT Sambung Tali Penggerek Bendera

Nasional hut ri HUT ke-73 RI
Surya Perkasa • 17 Agustus 2018 14:29
Atambua: Aksi heroik terjadi dalam upacara bendera di pos perbatasan Motaain Belu, Nusa Tenggara Timur Jumat pagi, 17 Agustus 2018. Seorang siswa SMP spontan memanjat tiang bendera yang tingginya hampir 10 meter karena tali penggerek putus di tengah upacara.
 
Amalia Maryafanti, diplomat Kementerian Luar Negeri RI yang sedang melaksanakan pelayanan masyarakat di Atambua, NTT menceritakan kronologis aksi heroik yang viral di media sosial tersebut.
 
"Awalnya Tim Paskibraka menyiapkan pasukan. Semua lancar. Namun, saat bendera siap di tarik ke atas tiang, tiba-tiba tali pengikat bendera terlepas," kata Amalia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tali pengerek yang dalam posisi terpisah langsung melesat ke ujung atas tiang. Joni Kala yang duduk di bangku SMP Negeri I Silawan keluar dari barisan tim paduan suara.
 
"Sudah dengan melepas sepatunya, berjalan ke arah tiang dan memanjat tiang," lanjutnya.
 

Aksi heroik Joni Kala, siswa SMP Negeri I Silawan, saat berusaha mengambil tali penggerek yang lepas. Istimewa
 
Aksi Joni sempat terhenti di tengah tiang saat Wakil Bupati (Wabup) Belu JT Ose Luan yang menjadi inspektur upacara menginstrusikannya turun. Namun, Joni tetap melanjutkan usahanya sampai ujung tiang dan mengambil ujung tali pengerek.
 
Aksi Joni ini langsung diganjar penghargaan dari Ose. Joni diminta menjadi Wakil Inspektur Upacara Bendera.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi