Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dokumentasi/ istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dokumentasi/ istimewa

Ganjar Minta Aparatur Pemotong BLT Segera Ditindak Tegas

Antara • 20 September 2022 18:55
Semarang: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta aparatur pemerintahan sampai ke tingkat desa agar tidak melakukan pemotongan penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT).
 
Ganjar mengaku tidak akan memberi toleransi apapun dan akan memberikan sanksi kepada pelaku pemotongan.
 
"Jangan potong BLT untuk alasan apa pun. Saya bilang tindak tegas kalau melakukan itu, jangan main-main dengan urusan rakyat ini," kata Ganjar di Semarang, Selasa, 20 September 2022.
 
Baca: Pengalihan Subsidi BBM Dinilai Terobosan Jitu

Dia menjelaskan peringatan ini berlaku untuk aparatur pemerintahan seluruh desa di seluruh Provinsi Jateng, tanpa terkecuali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bukan hanya di Kabupaten Blora. Jangan potong BLT untuk alasan apa pun. Alasannya kemarin adalah untuk iuran, nggak ada itu. Itu menjadi modus saja," jelas Ganjar
 
Hal tersebut disampaikan Ganjar setelah mendapatkan laporan terkait dugaan pemotongan dana BLT bahan bakar minyak (BBM) di Dukuh Nglego, Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.
 
Pemotongan BLT sebesar Rp20.000 per keluarga penerima manfaat (KPM) untuk iuran itu diduga dilakukan istri perangkat desa setempat.
 
"Tadi saya kontak dengan Bupati Blora, hari ini sudah diperiksa polisi, alasannya tidak tahu. Besok pagi seluruh kades akan dikumpulkan, dan Bupati Blora minta agar saya ikut bicara," ungkapnya.
 
Ia mengatakan akan turun langsung ke Kabupaten Blora untuk memberikan pemahaman kepada seluruh kepala desa dan aparaturnya.
 
"Dari kasus itu, semua perangkat dapat menjaga integritasnya. Kepolisian sudah memeriksa, besok dikumpulkan, mudah-mudahan semuanya paham," ujar Ganjar.
 
 
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif