ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Vaksinasi Lansia di Bantul Baru Capai 15 Persen

Nasional survey Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 Protokol Covid-19
Ahmad Mustaqim • 20 Mei 2021 23:59
Bantul: Vaksinasi covid-19 dengan sasaran lansia di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih rencana. Meski sudah dimulai sejak dua bulan lalu, ketercapaiannya baru sekitar 15 persen.
 
"Kalau capaian vaksin mencapai 15,65 persen. Jadi memang masih jauh dari sasaran," kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho, Kamis, 20 Mei 2021.
 
Baca: Ayah Penyiksa Anak di Tangsel Ditangkap

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan target vaksinasi lansia sebanyak 122.672 orang. Perlu upaya lebih agar target vaksinasi lansia bisa segera selesai. "Untuk itu akan terus kami genjot dengan sistem mendatangi masyarakat (lansia)," jelasnya.
 
Menurut dia sistem jemput bola menjadi cara paling pas. Ia menilai antusiasme lansia mengakses vaksin dengan metode itu bisa diandalkan sampai saat ini.
 
Di sisi, kata dia, masih ada lansia yang takut untuk ikut vaksin. Ia mengatakan hal itu bisa diminimalisasi dengan penjelasan secara perlahan.
 
"Vaksinasi yang kami gelar untuk lansia rata-rata sasaran datang semua. Kalaupun tidak hadir karena dalam kondisi sakit," ungkapnya.
 
Sementara Kepala Puskesmas Bambanglipuro, Tarsisius Glory, mengatakan proses vaksinasi lansia masih lanjut, termasuk dengan sistem jemput bola. Ia menilai pola vaksinasi itu bisa memudahkan lansia mendapatkan vaksin covid-19.
 
Selain itu proses pemberian dilakukan di ruang terbuka. Ia menilai, pelaksanaan vaksinasi diatur sesuai dengan protokol kesehatan.
 
"Lokasi untuk vaksinasi juga menyesuaikan dengan tempat yang disiapkan oleh petugas Posyandu lansia," ungkapnya.
 
Vaksin untuk Indonesia
 
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif