Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

14 Warga Sekolah Positif Covid-19, Forum Guru Kota Bandung Minta PTM Dihentikan

Roni Kurniawan • 19 Oktober 2021 16:20
Bandung: Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung mendesak Pemerintah Kota Bandung menghentikan sementara pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Hal itu menyusul adanya 14 siswa dan guru yang terpapar covid-19.
 
Ketua FAGI Kota Bandung, Iwan Hermawan mengatatkan, Pemkot Bandung harus fokus untuk melakukan pelacakan terhadap orang yang kontak erat dengan 14 siswa dan guru tersebut. Pasalnya khawatir akan berdampak pada siswa atau guru lainnya sehingga menjadi gelombang ketiga penyebaran covid-19 terutama di Kota Bandung.
 
"Sesuai dengan apa yang sudah disampaikan dalam Inmendagri, jika ada yang ketahuan positif (siswa) maka langkah pertama itu tracing dahulu. Tapi, jika memang itu terjadi klaster sekolah ya harus tutup selama 14 hari, karena ini bahaya kan," kata Iwan saat dihubungi awak media, Selasa, 19 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iwan menuturkan, siswa dinilai sangat rentan terkena covid-19 saat ini. Pasalnya interaksi para siswa tak dipungkiri cukup tinggi usai bersekolah yang lepas dari pengawasan.
 
Baca: Belasan Siswa dan Guru di Kota Bandung Terpapar Covid-19 Tanpa Gejala
 
"Intinya, kami minta sekolah yang ada siswanya terkonfirmasi positif untuk tutup selama 14 hari agar tidak lebih meluas penyebarannya," bebernya.
 
Sementara itu, menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani, berdasarkan aturan, penutupan atau pemberhentian PTM terbatas dilakukan jika terdapat lebih lima persen dari jumlah siswa dan guru disuatu sekolah terpapar covid-19.
 
"Untuk sekolah jadi gini secara aturan itu tergantung dari persentase ya gitu jadi kalau misalnya kan ada tuh dari kementerian Kesehatan kalau lebih dari 5 persen itu sekolahnya baiknya bukan baiknya ya direkomendasikan untuk stop pembelajaran kemudian dilakukan pemeriksaan kepada seluruh warga sekolah," ungkap Rosye di Balai Kota Bandung, Selasa, 19 Oktober 2021.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif